Home / Advertorial

Senin, 16 Oktober 2023 - 16:04 WIB

Dirangkaikan Peringatan Hari Anak Nasional, Bupati Wajo Buka Kampanye Perlindungan Anak

Bupati Wajo, Amran Mahmud menghadiri sekaligus membuka acara Kampanye Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Diskriminasi yang digelar Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (16/10/2023)

Bupati Wajo, Amran Mahmud menghadiri sekaligus membuka acara Kampanye Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Diskriminasi yang digelar Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (16/10/2023)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud menghadiri sekaligus membuka acara Kampanye Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Diskriminasi yang digelar Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (16/10/2023).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional tahun 2023 ini digelar oleh Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KBP3A) dengan tema, “Anak terlindungi Indonesia Maju, Wujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak Menuju Kabupaten Wajo Layak Anak”.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengatakan sejarah Hari Anak Nasional bermula dari Deklarasi PBB tentang Hak-hak Anak yang disahkan pada tanggal 20 November 1959.

Pada tahun 1989, PBB juga mengadopsi Konvensi Hak-hak Anak yang berfungsi sebagai instrumen hukum internasional yang mengakui hak-hak anak sebagai individu yang memiliki hak atas perlindungan, pengembangan, dan partisipasi. Di Indonesia, Hari Anak Nasional dirayakan setiap tahun pada tanggal 23 Juli.

“Hari Anak Nasional bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian terhadap pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak,” ucapnya.

Selain itu, Lanjut Amran Mahmud, peringatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi anak-anak dalam berbagai kegiatan, menggalang dukungan masyarakat untuk memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan anak, melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi serta menghormati hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Melalui momentum peringatan Hari Anak Nasional, Ketua ICMI Kabupaten Wajo ini berharap kesadaran dan perhatian terhadap hak-hak anak dapat semakin ditingkatkan, dan tindakan konkret untuk melindungi dan menghormati hak-hak anak dapat lebih banyak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Itu semua untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak pada tahun 2023 dan Indonesia Menuju Generasi Emas pada tahun 2045 tanpa perkawinan dan kekerasan terhadap anak.

“Selanjutnya pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan, partisipasi dan kerja kerasnya sehingga Kabupaten Wajo mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak tahun 2023 dan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam pencegahan dan penanganan isu-isu anak di Kabupaten Wajo, khususnya dalam menurunkan angka perkawinan anak di Kabupaten Wajo,” ucapnya.

“Kiranya seluruh pemangku kepentingan untuk lebih meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi dalam upaya-upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak,” pungkasnya.(Far)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Wajo Salurkan Bantuan ke Warga Miskin se-Kecamatan Tempe

Advertorial

Komite DPD RI Kunker di Wajo, Tinjau Pertanian Terpadu di Waetuwo Tanasitolo
Bupati Wajo

Advertorial

Jadi Kabupaten Pencetak Penghafal Al-Qur’an, Wajo Bina 3.581 Santri di 40 Pondok Tahfidz

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suhada Gelar Halal Bihalal di Momen Idul Fitri 1445H

Advertorial

Puluhan ASN Terpapar Covid-19, Balaikota Makassar Lockdown Hingga 16 Februari 2022

Advertorial

Tiga Kali Beruntun, Pemkab Wajo Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit dari KASN

Advertorial

Festival Danau Tempe 2022 Lebih Semarak, Pemkab Wajo Target Masuk Kharisma Event Nasional

Advertorial

Ketua DPRD Wajo Bacakan Sejarah Singkat Hari Jadi Wajo di HJW ke- 624