Home / Sulsel

Kamis, 17 Agustus 2023 - 20:12 WIB

Minta Maaf ke Kanwil Kemenag Sulsel Soal Pembaca Doa di HUT Ke-78 RI, Karo Kesra Akui Ada Miskomunikasi

Kepala Biro Kesra Sulsel, Erwin Sodding

Kepala Biro Kesra Sulsel, Erwin Sodding

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulsel.

Permohonan maaf itu atas polemik pembaca doa saat upacara perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus Republik Indonesia (RI) di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Kamis, 17 Agustus 2023.

Kepala Biro Kesra Sulsel, Erwin Sodding mengakui ada kesalahan komunikasi atau miskomunikasi antara panitia penyelenggara dengan pihak Kanwil Kemenag Sulsel.

Lazimnya dalam acara resmi tingkat Provinsi Sulsel, perwakilan Kanwil Kemenag Sulsel diamanahkan sebagai pembaca doa.

Saat upacara, Kepala Kantor Kemenag Sulsel Khaeroni berhalangan hadir. Dia diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Ali Yafid sebagai pembaca doa.

Hanya saja, saat upacara akan dimulai panitia melakukan pergantian pembaca doa untuk memanjatkan doa di hari penting Republik Indonesia itu.

“Kami mewakili panitia meminta maaf kepada Bapak Kanwil Kemenag Sulsel beserta jajarannya. Kami akui ada kesalahan dan miskomunikasi. Kami tidak bermaksud menyinggung pihak manapun, terlebih pihak Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan sudah sangat berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam modernisasi beragama dan tentu selalu kami dukung,” kata Erwin Sodding.

Hal yang sama diungkapkan, Kabid Humas Diskominfo-SP Sulsel, Yessy Yoanna Ariestiani. Pihaknya mengatakan tidak ada yang mengharapkan terjadinya kesalahan komunikasi saat upacara berlangsung.

Oleh karena itu, ia mewakili panitia meminta maaf kepada pihak Kanwil Kemenag Sulsel.

“Apresiasi untuk kehadiran Kemenag. Panitia mohon maaf, bukan bermaksud menyinggung tapi dengan ketidakhadiran Bapak Kakanwil, panitia segera mengambil opsi berikutnya dan ternyata belakangan diketahui bahwa Bapak Kakanwil diwakili. Di situ lah letak miskomunikasinya. Tapi apapun itu kami tidak ingin ada yang merasa tersinggung, oleh karenanya kami sampaikan permohonan maaf,” tuturnya.

Pemprov Sulsel, kata Yessy mengakui keberadaan Kanwil Kemenag Sulsel sebagai salah satu stakeholder yang punya peranan penting dalam pembangunan umat beragama di Sulsel. “Kami menyadari luasnya peran Kemenag yang berperan aktif dalam sistem pemerintahan Sulawesi Selatan,” ungkapnya.(Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Olahraga

Turnamen Futsal Kapolsek Tanasitolo Cup 2022 Dikuti 42 Tim dari 7 Kabupaten

Sulsel

Dulu Kumuh dan Kotor, Kini Timlo Punya Public Space Baru
TP PKK Makassar

Sulsel

Resmikan Outlet Donna Prive Terbaru, Indira Harap Industri Modest Fashion Makassar Kembali Bangkit

Sulsel

Sowan ke AGH Farid Wajdi di Barru, Pj Gubernur Diberi Songkok Produksi Ponpes

Sulsel

Pjs Arwin Azis Resmi Membuka Kampanye Pertolongan Pertama Luka Psikologis Kemenkes RI

Sulsel

Ketua Bawaslu Wajo: Tantangan Pelanggaran Pemilu, Penanggulangan Hoaks dan Politik Identitas

Sulsel

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Advertorial

Didampingi Sekda dan Tim TPID, Bupati Wajo Sidak Sidak dan Pantau Harga Bahan di Pasar Mini