Home / Sulsel

Kamis, 27 Juli 2023 - 21:36 WIB

Pemkab Gowa Gelar Seminar Percepatan Penurunan Angka Stunting

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bawakan sambutan di Seminar Peran Kepala Desa dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting di Lotus Ballroom, Hotel Four Points By Sheraton, Makassar, Kamis (27/07/2023)

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bawakan sambutan di Seminar Peran Kepala Desa dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting di Lotus Ballroom, Hotel Four Points By Sheraton, Makassar, Kamis (27/07/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama TP PKK Gowa terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa, salah satunya melalui Seminar Peran Kepala Desa dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting dengan Menghadirkan Narasumber Pakar Gizi Masyarakat, DR. dr Tan Shot Yen di Lotus Ballroom, Hotel Four Points By Sheraton, Makassar, Kamis (27/07/2023).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan masalah stunting telah menjadi perhatian Presiden RI Joko Widodo, karena itu pemerintah kabupaten/kota diminta fokus untuk menurunkan jumlah kasus tersebut termasuk di Kabupaten Gowa.

“Target presiden RI, tahun 2024 angka prevalensi stunting harus berada di angka 14 persen secara nasional. Makanya semua kabupaten/kota diharapakan berkontribusi dalam penurunan angka stunting,” ungkapnya didampingi Wakil Bupati Gowa selaku Ketua Percepatan Penurunan Angka Stunting, Abd Rauf Malaganni.

Adnan menyampaikan, menghadapi Indonesia Emas 2045, salah satu indikatornya adalah bonus demografi yang merupakan usia produktif lebih banyak dibanding non produktif. Namun Ini menjadi bonus ketika Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada itu unggul dan berkualitas, akan tetapi sebaliknya apabila SDMnya tidak unggul makan akan menjadi petaka.

“Contoh tidak unggulnya SDM adalah stunting. Bahaya stunting menjadi masalah kita bersama untuk menciptakan SDM yang hebat dan unggul dimasa yang akan datang, sehingga mari kita bersama-sama memberantas stunting di Kabupaten Gowa,” tambahnya.

Lehih lanjut, Adnan menyebutkan, untuk menurunkan angka stunting dibutuhkan kerjasama seluruh pihak, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga tingkat kabupaten dan lintas sektoral. Sehingga seminar ini bertujuan untuk menyamakan persepsi agar angka stunting di Kabupaten Gowa bisa segera mengalami penurunan.

“Jika kita mau anak cucu kita lebih baik, maka persiapkan Sumber Daya Manusianya (SDM)  dari sekarang dengan memberantas stunting. Namun untuk mencapat hal itu kerjasama dan kolaborasi seluruh pihak akan sangat membantu,” jelas orang nomor satu di Gowa itu.

Sementara Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan mengaku saat ini permasalahan stunting memang menjadi perhatian seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Gowa.

Salah satu permasalahan yang ada kata Priska, pelayanan Posyandu saat ini belum maksimal termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Kita sering mendengar yang namanya stunting itu harus diturunkan, namun memang masih banyak kekurangan-kekurangan. Salah satunya Posyandu yang belum bisa mencapai target ditambah jalannya PMT belum maksimal sesuai dengan penganggaran yang ada,” jelasnya.

Olehnya ia berharap, melalui seminar ini dengan menghadirkan Pakar Gizi Masyarakat ternama, penurunan angka stunting yang dimulai dari peran desa bisa berjalan sehingga target pemerintah pusat tahun 2024, 14 persen bisa tercapai.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Abdul Haris mengatakan kegiatan ini diikuti sebanyak 354 orang yang merupakan pimpinan SKPD terkait, Kepala Desa, Lurah Se-Kabupaten Gowa, TP PKK desa/kelurahan hingga kecamatan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan penguatan dan dukungan lintas sektor dalam intervensi peningkatan penurunan stunting di Kabupaten Gowa, sehingga diharapkan seluruh peserta bisa memperhatikan dengan baik materi yang akan diberikan oleh narasumber,” pungkasnya.(NH-SIR)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Disdag Makassar Akan Membuka Pelayanan Tera dan Tera Ulang 1 Maret Mendatang

Sulsel

Maksimalkan Peran UUD, Adnan Targetkan Stok Darah PMI Sulsel di Tahun 2022 Capai 20 Ribu Kantong

Sulsel

Kadisdag Makassar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Penanganan Dampak Inflasi

Sulsel

Hingga 26 Desember, Capaian Vaksinasi di Wajo Tembus 69,96 Persen

Sulsel

Peringatan Hardiknas Tingkat Provinsi Sulsel Bertabur Penghargaan

Pendidikan

Upacara Bendera Peringatan HUT ke-78 RI di SMA Negeri 14 Makassar Berlangsung Khidmat

Sulsel

Suardi Saleh Tinjau Infrastruktur dan Layanan Kesehatan

Sulsel

Kadis Kominfo Wakili Danny Pomanto di Forum Internasional ASCN 2023, Paparkan Inovasi Longwis Hingga Marvec