Home / Sulsel

Kamis, 13 Juli 2023 - 12:11 WIB

Sita Perhatian, 56 Kota Pamerkan Busana Adat Masing-Masing di Karnaval Budaya APEKSI di Makassar

Sebanyak 56 kota di Indonesia turut berpartisipasi dan meramaikan pagelaran karnaval budaya yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVI di Kota Makassar, Rabu (12/07/2023)

Sebanyak 56 kota di Indonesia turut berpartisipasi dan meramaikan pagelaran karnaval budaya yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVI di Kota Makassar, Rabu (12/07/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Sebanyak 56 kota di Indonesia turut berpartisipasi dan meramaikan pagelaran karnaval budaya yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVI di Kota Makassar.

Ribuan orang hadir memadati Jalan Penghibur yang menjadi pusat acara karnaval budaya, yang digelar pada Rabu (12/07/2023) malam.

Acara ini merupakan wujud kekayaan budaya dan keragaman suku di Indonesia yang ingin diperlihatkan Kota Makassar kepada dunia.

Setiap kota memamerkan busana adat khas daerah mereka yang unik dan mempesona. Para peserta mengenakan busana tradisional yang mewakili identitas budaya dan keindahan warisan nenek moyang mereka.

Rute karnaval dilakukan di sepanjang Jalan Penghibur, mulai dari depan Masjid Amirul Mukminin hingga ke Serambi Dekranasda. Ribuan warga Makassar turut menyaksikan dan memberikan sambutan hangat kepada peserta karnaval yang tampil dengan penuh kebanggaan.

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto mengungkapkan kegembiraannya atas antusiasme dan partisipasi dari 56 kota se-Indonesia dalam acara ini.

Dia menyatakan bahwa karnaval budaya ini merupakan bentuk apresiasi terhadap warisan budaya bangsa dan sebagai wadah untuk memperkuat persatuan dan kerja sama antar kota di Indonesia.

“Kegiatan APEKSI juga menjadi momentum yang penting untuk mempromosikan potensi pariwisata, seni, dan budaya dari masing-masing kota. Dengan berbagi pengalaman dan kekayaan budaya, diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata di Indonesia dan meningkatkan pemahaman antar suku dan daerah,” ungkap Danny Pomanto, sapaan akrabnya.

Apresiasi serupa pun juga turut disampaikan Ketua Umum APEKSI Bima Arya. Pagelaran karnaval budaya ini dinilai menjadi momentum sekaligus implementasi dari semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

“Berbagai warna bersatu malam ini. Seluruh suku berkumpul menggunakan pakaian kebesarannya, malam ini seluruh wali kota ibarat raja dan sultan. Kita bangga dengan keberagaman suku yang mempersatukan,” jelas Bima Arya.

Dalam rangkaian karnaval budaya ini, juga ditampilkan Tari Mappaempo Gau. Tarian ini menjadi cukup istimewa sebab sangat jarang ditampilkan di setiap event besar di Kota Makassar.

Selain itu, juga ada Marching Band yang tampil memukau dengan menunjukkan kepiawaian 69 anggotanya di hadapan ribuan orang yang hadir.

Dengan meriahnya karnaval budaya ini, Kota Makassar semakin membuktikan diri menjadi tuan rumah yang sempurna untuk acara besar.

Diharapkan kegiatan karnaval budaya ini menjadi inspirasi bagi kota-kota lainnya di Indonesia untuk mengadakan acara serupa dan menjaga kekayaan budaya bangsa.(Sir)

EdItor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Makassar Paparkan Potensi Investasi di Investment Forum Rakornas APINDO 2026

Sulsel

Pj Sekprov Sulsel Harap Seluruh Daerah Konsisten Menuju Digitalisasi 100 Persen

Sulsel

Rakorsus 2023, Firman Pagarra Paparkan Inovasi Resiliensi dengan Metaverse Menuju PAD Minimal 2 Triliun

Sulsel

Peringatan Hardiknas Tingkat Provinsi Sulsel Bertabur Penghargaan

Sulsel

Munafri Akan Tampil di Panggung Internasional Bersama Wali Kota se-Dunia

Sulsel

Bupati Barru Disambut Sukacita di Kabupaten Mimika Papua

Sulsel

Wali Kota Makassar dan Ditlantas Polda Sulsel Sepakat Tertibkan Parkir Pemicu Kemacetan

Sulsel

Masjid At-taubah Pasar Sentral Sengkang Kembali Salurkan Santunan Kepada 700 Anak Yatim dan Duafa di Awal Tahun 2024