Home / Sulsel

Rabu, 3 Mei 2023 - 10:47 WIB

Kadisdag Arlin Dampingi Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Mendag RI di Pasar Terong

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Arlin Ariesta mendampingi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto terima kunjungan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di Pasar Terong, Rabu (03/05/2023).

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Arlin Ariesta mendampingi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto terima kunjungan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di Pasar Terong, Rabu (03/05/2023).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Arlin Ariesta mendampingi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menerima kunjungan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan di Pasar Terong, Rabu (03/05/2023).

Kunjungan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan dalam rangka menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan barang penting setelah ramadhan dan idul fitri 2023.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan menyambangi beberapa para pedagang, diantaranya pedagang minyak goreng, telur, beras, ayam potong dan bawang.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan dalam kunjungannya mengatakan di Makassar harga kebutuhan pokok cukup stabil dan stok tersedia.

“Hari ini di Pasar Terong bahkan terlalu murah, telur tadi kalau jual per kilo itu cuma harganya Rp. 26.000/kilogram, cabe Rp. 25.000/kilogram, bawang merah Rp. 35.000, ayam potong Rp. 40.000/kilogram, harga beras standar, minyak goreng Rp. 14.000/kilogram,” jelas Mendag Zulhas.

Menurut Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan ketersediaan sembako setelah ramadhan dan idul fitri di Makassar lebih dari cukup atau banyak dan harga-harganya juga cukup stabil.

Sementara Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan semua harga-harga terkendali, karena monitoring harian, pagi sore oleh Disdag dan teman-teman Perumda Pasar dan tindakan-tindakan operasi pasar yang tepat sasaran itu juga menjadi kunci dari pengendalian harga.

“Insya Allah target saya adalah sekitar 3 persen, ini masih 4,8 persen, masih ada 0,8 persen yang masih mengganggu pertumbuhan ekonomi kita,” jelas Danny.

Lanjut Danny, menjelaskan dari data pasar pagi sore yang didapatkan, kalau ada kecenderungan naik atau diprediksi komoditinya akan naik, maka kita akan lakukan operasi pasar

“Jadi komoditinya tergantung komoditi yang naik. Memang komoditi pasar berbeda – beda, tidak standar kalau beras, yah beras terus. Apapun komoditi cenderung naik itu kita operasi,” tegasnya.

Bahkan operasi pasar kita menjelang lebaran itu setengah harga atau 50 persen, sehingga itu sangat jitu sekali,” tutupnya.(natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Rakorsus Pemkot Makassar Hadirkan Enam Pembicara dari Lima Negara, Bahas Soal Low Carbon City

Pendidikan

Akhiri Masa Pengabdian, KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Akhir di Desa Belawae

Sulsel

Dinkes Makassar Mulai Skrining, PAUD Jadi Sasaran Program Imunisasi Kejar

Sulsel

Kadis PPKB Dampingi Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi Gerebek Stunting di Dua Puskesmas

Sulsel

Panen Lobster Air Tawar di Lorong Wisata, Fatmawati Apresiasi Kemajuan UMKM Lorong

Sulsel

RT/RW Jadi Ujung Tombak, Munafri Tekankan Sampah, Ketertiban dan Awasi Perang Kelompok

Sulsel

Wali Kota Makassar Dukung Penuh ICP 2025 Unhas: Kolaborasi Harus Ditingkatkan

Sulsel

Langkah Kecil dari Rumah, Gerakan Besar untuk Makassar Bebas Sampah 2029