Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 13 Februari 2023 - 15:52 WIB

Bupati Wajo Buka Forum Konsultasi Publik RKPD, Libatkan Internal-Eksternal

Bupati  Wajo H. Amran Mahmud memberikan penjelasan terkait dengan masukan dari peserta pada forum konsultasi publik  RKPD tahun 2024 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (13/2/2023).

Bupati Wajo H. Amran Mahmud memberikan penjelasan terkait dengan masukan dari peserta pada forum konsultasi publik RKPD tahun 2024 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (13/2/2023).

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo memulai proses penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 tahun anggaran 2023. Penyusunannya melibatkan pihak internal maupun eksternal.

Bagian dari tahapan penyusunan RKPD, Pemkab Wajo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar forum konsultasi publik yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (13/2/2023).

Bupati Wajo, Amran Mahmud, yang hadir sekaligus membuka langsung menyampaikan bahwa forum ini merupakan rangkaian penyusunan RKPD. Tujuannya untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan terhadap rancangan awal RKPD.

Oleh karena itu, Pemkab Wajo mengundang seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pembangunan daerah, baik dari internal dalam hal ini perangkat daerah, legislatif, maupun eksternal, yakni non-government organization (NGO) dan tokoh masyarakat, untuk duduk bersama.

“Inilah bentuk tanggung jawab Pemkab Wajo dalam melibatkan partisipasi aktif dan menjaring aspirasi dari seluruh pihak dalam proses perencanaan pembangunan di Wajo,” ujar Amran Mahmud.

Amran Mahmud menyampaikan tiga poin penting pada proses penyusunan RKPD. Pertama, pastikan tiap program, kegiatan, dan sub kegiatan merupakan upaya strategis untuk mencapai target kinerja pemerintah daerah.Selain itu, mendukung prioritas pembangunan nasional maupun prioritas pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan serta pencapaian Standar Pelayanan Minimal dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Kedua, lanjut Amran Mahmud, memastikan tiap indikator atas target kinerja mampu menggambarkan pencapaian sasaran pembangunan secara langsung.”Dalam hal ini, tetap mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan sub kegiatan,” terang bupati bergelar doktor ini.

Ketiga, Ketua DPD DMI Wajo ini meminta agar proses penyusunan RKPD dipastikan sesuai tahapan dan ketentuan yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan.

Dengan memperhatikan ketiga hal itu, Amran Mahmud berharap kebijakan di daerah dapat sinkron dan berjalan searah dengan kebijakan nasional.

“Saya juga berharap target kinerja Pemkab Wajo dapat lebih terukur dan dipertajam sehingga tahun 2024 mendatang kinerja kita dapat menyentuh visi Pemerintah Amanah Menuju Wajo yang Maju dan Sejahtera (Pammase),” paparnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Wajo, Amran, Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, bersama para ketua komisi dan anggota DPRD Wajo, para staf ahli bupati, asisten sekda, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa/lurah, pimpinan LSM, pers, tokoh agama dan tokoh perempuan, serta undangan lainnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan RKPD Wajo tahun 2024 tahun anggaran 2023.(Far)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Serap Aspirasi Warga, Anggota Komisi I DPRD Wajo Amran Gelar Reses di Desa Tua

Sulsel

Danny Pomanto Jadi Bintang Tamu di Acara Selamat Pagi Indonesia, 11 Negara Dipastikan Terlibat di F8 Makassar

Sulsel

Peduli Korban Kebakaran Asrama Polisi, PDAM Makassar Salurkan Bantuan

Sulsel

Warga Kota Makassar Dapat Bantuan RTLH Program KSAD, Danny Pomanto: Ringankan Beban Pemkot

Sulsel

Bupati Wajo Amran dan Ketua IKA Unhas Sulsel Danny Pomanto Kolaborasi-Inisiatif untuk Negeri

Sulsel

Gubernur Andi Sudirman Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci 78 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Advertorial

Buka Forum Konsultasi Publik RKPD dan Musrembang 2026, Ini Harapan Pj Bupati Wajo 

Sulsel

Kadis Kesehatan Sinjai: Presentase Kasus Sembuh Covid-19 Capai 93,9 Persen