Home / Sulsel

Kamis, 29 Desember 2022 - 14:47 WIB

Pengecoran Pertama Replika Taj Mahal, Amran Mahmud Ungkap Harapan Wisata Wajo Dikenal Dunia

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Ketua TP PKK Wajo Hj. Sitti Maryam menghadiri pengecoran pertama Replika bangunan monumental dunia di Kawasan Wisata Telaga Biru, Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (29/12/2022).

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Ketua TP PKK Wajo Hj. Sitti Maryam menghadiri pengecoran pertama Replika bangunan monumental dunia di Kawasan Wisata Telaga Biru, Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (29/12/2022).

LINTASCELEBES.COM WAJO — Replika bangunan monumental dunia di Kawasan Wisata Telaga Biru, Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), segera bertambah. Teranyar, replika Taj Mahal di India yang pengecoran pertamanya baru saja dilakukan, Kamis (29/12/2022).

Pengecoran pertama oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud, didampingi Ketua TP PKK Wajo, Sitti Maryam, dan Pendiri Yayasan Nurmilad Boarding School (NBS) sekaligus Kawasan Wisata Telaga Biru, Prof. Andi Wahyuddin Latunreng, bersama keluarga besar.

Replika Taj Mahal akan menambah “koleksi” Kawasan Wisata Telaga Biru setelah sebelumnya telah ada Monas (Indonesia), Piramida (Mesir), Menara Eiffel (Prancis), Patung Merlion (Singapura), Kincir Angin (Belanda), dan Ka’bah (Arab Saudi). Replika Taj Mahal ditarget selesai pada September 2023 mendatang.

Amran menyampaikan apresiasi kepada Wahyuddin bersama keluarga besar atas inisiasi dan upayanya mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, khususnya pengembangan pendidikan melalui NBS dan pengembangan pariwisata melalui Kawasan Wisata Telaga Biru.

“Sejalan dengan harapan kita ke depannya ingin membangun Wajo di sektor pariwisata dan industri. Selama ini kita sudah membangun berbagai fondasi, mulai dari sektor keagamaan maupun pendidikan,” ujar Amran.

Amran juga menyampaikan harapannya untuk membangun ikon pariwisata Wajo agar bisa dikenal dunia. “Utamanya potensi pariwisata Danau Tempe, Rumah Adat Atakkae, Masjid Tua Tosora, dan ditambah dengan Telaga Biru, maka sempurnalah ketika orang berkunjung ke Wajo,” bebernya.

Amran pun mengajak semua untuk berdoa agar apa yang dilaksanakan hari ini bernilai ibadah, amal jariah, dan menjadi warisan bagi daerah dan anak-cucu.

Sementara, Pendiri Yayasan NBS sekaligus Kawasan Wisata Telaga Biru, Wahyuddin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Pemkab Wajo, khususnya Bupati Wajo, untuk pengembangan NBS dan Kawasan Wisata Telaga Biru.

“Insyaallah jika tidak ada halangan, kita rencanakan untuk peresmian replika Taj Mahal ini pada 5 September 2023 yang akan datang. Kita ingin miniatur dunia yang dirindukan manusia bisa hadir di Lempong dan tentu saja Pak Bupati akan tertulis sejarahnya dalam pembangunan pesantren NBS maupun kawasan Wisata Telaga Biru ini,” ujarnya.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pengukuhan Kerukunan Keluarga Arung Lempong (Kekal) periode 2022-2023 dan peringatan milad keempat Yayasan Budaya Wajo ini turut dihadiri para kepala perangkat daerah Pemkab Wajo, beberapa tokoh pendidik sekaligus tamu kehormatan, Kepala Desa Lempong dan Kepala Desa Balielo, para pengurus Kekal serta undangan lainnya.(Far-Res)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Beautiful Malino 2025 Tonjolkan Keindahan Alam dan Kebudayaan Daerah

Sulsel

Jelang Festival F8, Camat Bontoala Ikut Pembenahan Taman Anjungan Pantai Losari

Sulsel

Pastikan Kondisi Warga, Danny Pomanto Sambangi Pengungsi di Pattene Permai

Sulsel

Pisah Sambut Kapolres Wajo, AKBP Islam: Pemkab dan Forkopimda “Makessing”

Sulsel

Terima Audiensi PWI, Munafri Fasilitasi Wartawan Ikut UKW Tingkatkan Kompetensi

Sulsel

Pj.Gubernur Tinjau 23 Hektar Lahan Percontohan Budidaya Pisang dan Nanas di Pattallasang Gowa

Sulsel

100 Hari Munafri-Aliyah, Program Unggulan MULIA Mulai Bergerak

Sulsel

Pemkot Makassar-BPKP Sulsel Komitmen Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting