Home / Sulsel

Kamis, 15 Desember 2022 - 12:57 WIB

Ciptakan Pesta Demokrasi Yang Berkualitas, Amran Mahmud Harap Semua Tahapan Tersosialisasi Dengan Baik

Bupati Wajo H. Amran Mahmud berbincang bincang dengan Ketua KPU Wajo Haedar disela-sela Diskusi Publik Penataan Dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Wajo di Hotel Sermani, Kamis (15/12/2022)

Bupati Wajo H. Amran Mahmud berbincang bincang dengan Ketua KPU Wajo Haedar disela-sela Diskusi Publik Penataan Dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Wajo di Hotel Sermani, Kamis (15/12/2022)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Mengawal Pesta Demokrasi tahun 2024 merupakan tanggungjawab semua elemen agar bisa lebih berkualitas untuk membawa kabupaten wajo semakin lebih maju dan memiliki daya saing. Apalagi, Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 merupakan yang terbesar karena dilaksanakan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Hal tersebut disampaikan Bupati Wajo, Amran Mahmud saat membuka Uji Publik terkait dengan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Wajo dalam Pemilihan Umum tahun 2024 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo melakukan di Sermani Hotel Sengkang, Kamis (15/22/2022).

Amran Mahmud mengharapkan tahapan tahapan pemilu ini bisa berjalan baik. Salah-satu tahapannya adalah penataan dapil dan alokasi kursi.

“Dalam penataan dapil dan alokasi kursi ini, KPU telah melakukan FGD dan hari ini menggelar uji publik. Kami dari Pemkab Wajo mengharapkan, agar penentuan dapil ini secara objektif dan menyerap aspirasi-aspirasi yang ada sehingga bisa diterima oleh semua pihak,” harapnya.

Orang nomor Wahid di Bumi Lamaddukkelleng ini berkomitmen mengawal demokrasi yang lebih terdidik, cerdas dan demokratis.

Pada kesempatan itu, Amran Mahmud juga menyampaikan, potensi yang biasa menimbulkan ketidak percayaan, kalau ada hal hal keluar dari sepatutnya.

“Olehnya itu, mari kita mengawal demokrasi ini sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Saya harapkan tahapan ini tersosialiasi dengan baik dan ada penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan prasangka-prasangka negatif,”ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Wajo Haedar mengungkapkan, kalau ada 7 prinsip dalam pembentukan dapil yang dipegang oleh KPU Wajo yakni, kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu proporsional, proporsionalitas, Integralitas wilayah, berada dalam cakupan dapil yang lebih besar, Kohesivitas (memperhatikan aspek sejarah, budaya adat istiadat) dan kesinambungan.

“Kami sangat berharap melalui uji publik mampu memberikan buah pikiran dan ide terkait dengan penataan dapil dan alokasi kursi DPRD Wajo,”harapnya.

Uji publik ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna bersama Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Jajaran Forkopimda Wajo, Para Komisioner KPU, Ketua Partai Politi, Ketua Organisasi Masyarakat, Ketua Organisasi Pers serta undangan lainnya.(Far-Zah)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Silaturahmi di Pondok Pesantren Ibnu Qayyim, Danny Gaungkan Jagai Anakta

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Jalan Santai Bersama Warga dan Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Bantaeng

Sulsel

Serentak 33 Provinsi, Makassar Siap Sukseskan GEMPATAS

Sulsel

Dini Hari, Beni Iskandar Berikan Spirit dan Motivasi Petugasnya di Lapangan

Sulsel

Jelang Verifikasi Lapangan KKS, Pemkab Sinjai Gelar Rapat Koordinasi

Sulsel

Bupati Barru Hadiri Penamatan Santri Ponpes Al-Ikhlas Addary DDI Takkalasi

Sulsel

Hadiri Milad ke-59, Wali Kota Danny: Mari Wujudkan Metaverse Bersama

Sulsel

Pemkot Gandeng PT Pos Indonesia Dorong Penguatan UMKM di Makassar