LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin menjadi narasumber dalam Diskusi Publik tentang LGBT yang diselenggarakan Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga (PPRK) MUI Makassar di Hotel Horison, Senin (21/07/2022).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin memberikan dukungan penuh terhadap rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar untuk membuka klinik rehabilitasi gratis untuk pemulihan bagi lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
Menurut dr. Nursaidah Sirajuddin, Pemerintah Kota Makassar secara tegas menolak LGBT dan tidak mengizinkan pelaku LGBT mengadakan kegiatan.
“Saat ini kami telah berupaya bagaimana dan apa peran pemerintah untuk mencegah penyebaran LGBT,” tegasnya.
Sementara itu Sekretaris MUI Makassar, Drs KH Masykur Yusuf MA, dalam paparannya sebagaimana dirilis melalui mui.or.id mengutarakan, bahwa Klinik LGBT nantinya akan memberikan pengobatan secara lahir dan batin.
“Kita kerja sama dengan dokter ahli, psikolog dan ulama sehingga betul-betul memberikan pengobatan secara menyeluruh,” jelasnya.
Ketua MUI Makassar Dr KH Baharuddin Abduh Shafa MA, dalam sambutannya, mengatakan, perbuatan LGBT dalam Islam hukumnya haram. Kaum Nabi Luth pernah ditimpakan azab oleh Allah dengan membalikkan tanah tempat tinggal mereka. “Ini membuktikan bahwa Allah sangat murka bagi pelaku LGBT,”tutupya.(Natsir)
Editor: Sudirman












