Home / Sulsel

Minggu, 25 September 2022 - 19:07 WIB

PLN Lakukan Pemeliharaan, PDAM Mohon Maaf Karena Suplay Air Bersih Menurun

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menyampaikan ke masyarakat Makassar akan terjadi pengurangan suplay air bersih selama beberapa hari kedepan terhitung sejak tanggal 26 September hingga 5 Oktober 2022.

Hal tersebut diakibatkan karena Pembangkit Tenaga Listrik (PLN) akan melakukan pemeliharaan yang akan berdampak pada kegiatan dan suplay air bersih pelanggan PDAM.

“Jadi ada surat masuk dari PLN yang menginformasikan bahwa akan melaksanakan pemeliharaan yang tentu akan berdampak pada distribusi air ke pelanggan akibat daya listrik yang tidak mencukupi,” jelas Idris Tahir.

Kabag Humas PDAM Makassar ini menambahkan estimasi waktu yang di sebutkan adalah perkiraan terburuk dan kemungkinan bisa lebih cepat tergantung pengerjaan dilapangan.

“Perkiraan waktunya itu mulai tanggal 26 September sampai 5 Oktober suplay akan terganggu,tapi bisa jadi lebih cepat jika pengerjaan dilapangan lebih optimal,” ungkapnya.

Adapun instalansi yang terdampak yakni IPA 5 dari 1550 L/D menjadi 800 L/D, IPA 4 dari 300 L/D menjadi 200 L/D dan IPA 2 dari 1300 L/D menjadi 940 L/D.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gebyar PAUD Wajo, Andi Rosman Tekankan Pentingnya Pendidikan Usia Dini

Halo Polisi

Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Polres Wajo Gelar Donor Darah di HUT Humas Polri ke-74

Sulsel

Ekspo REI 2024 di MaRi, PDAM Makassar Promo Cicilan Pemasangan Sambungan Baru

Sulsel

Tanamkan Karakter Gotong Royong, Koramil Sajoanging dan Murid SDN 227 Doping Gelar Karya Bhakti Bersama

Advertorial

Kundapil di Kelurahan Kaluku Bodoa, Abdul Wahab Tahir Fokus Perbaikan Infrastruktur

Sulsel

Hadirkan Konsep Pengalaman yang Menyenangkan, Kalla Toyota Refreshment Dealer Kalla Toyota Alauddin, Mal Ratu Indah, Sidrap dan Sengkang

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Tekankan Inklusivitas Budaya dalam Festival Warisan Lokal 2025

Sulsel

Wawali Makassar Terima Audiensi BPS, Bahas Persiapan Sensus Ekonomi 2026