Home / Sulsel

Minggu, 5 Juni 2022 - 20:47 WIB

Program BIAN di Barru Terlaksana Massif dan Terstruktur

Meeting stakeholder yang dipimpin langsung oleh Bupati Barru, H. Suardi Saleh, di Rumah Jabatan Bupati, Ahad (5/6/2022).

Meeting stakeholder yang dipimpin langsung oleh Bupati Barru, H. Suardi Saleh, di Rumah Jabatan Bupati, Ahad (5/6/2022).

LINTASCELEBES.COM BARRU — Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kabupaten Barru menjadi perhatian Pemda dengan menggelar meeting stakeholder yang dipimpin langsung oleh Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si di Rumah Jabatan Bupati, Ahad (5/6/2022).

Sesuai data, sejak BIAN yang baru tengah bulan lalu digelorakan, selama Mei 2022 terdapat 1.296 anak yang tuntas diimunisasi dalam sebulan sampai dengan hari pelaporan dari sasaran 33.787 anak di Barru.

“Imunisasi dilaksanakan dan berjalan secara efektif sejak pertengahan Mei diseluruh Puskesmas di Kabupaten Barru, ini diperuntukkan berdasarkan data anak yang belum imunisasi lengkap khususnya campak rubella dan imunisasi kejar,” sebut Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si, mendaraskan laporan perkembangan yang ia terima.

Dinas Kesehatan, yang menjadi leading sektor pelayanan atas implementasi program nasional ini menerima laporan dari 12 Puskesmas yang ada, dan menghimpun data untuk dilaporkan secara berkala.

“Alhamdulillah, laporan yang kami terima sesuai harapan dan mari terus kita jalankan sampai penuhi target, imunisasi ini perisai, perlindungan untuk anak kita dari ancaman penyakit berbahaya, ini kewajiban kita, semua anak semoga terimunisasi, lengkap,” pungkas Bupati Barru.

Program yang menyasar kelengkapan Imunisasi Anak ini, berdasarkan data Dinas Kesehatan Barru, berhasil terlaksana secara massif dan terstruktur meski masih terdapat beberapa kendala.

“Iya, imunisasi ini bukan rangkaian Vaksinasi Covid-19, tapi memang program berkelanjutan dari tahun ke tahun, yang sempat teredam akibat fokus penanganan Pandemi Covid-19 Dua Tahun terakhir dan Alhamdulillah kembali jadi Program Nasional, seperti Pekan Imunisasi Nasional beberapa tahun lalu,” sebut dr. H. Amis Rifai, Kadis Kesehatan.

Mantan Jubir Khusus Gugus Tugas Covid-19 ini, menjelaskan perbedaan imunisasi dengan vaksinasi Covid-19 dengan tegas, sebab imunisasi memiliki target umur yang jelas dan sudah berjalan secara berkesinambungan.

Kesehatan menjadi satu diantara banyak urusan yang menjadi prioritas di Kabupaten Barru, sebab selain sebagai indikator utama kesejahteraan, Pemda Barru juga memiliki Mitra Pemda yakni Legislator Nasional drg. Hj. Hasnah Syam MARS yang merupakan mantan Kadis Kesehatan sebelum pindah ruang menjadi Politisi Partai Nasdem.

Nampak di rapat kordinasi ini, drg. Hj. Hasnah Syam MARS yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Barru terlihat antusias mengikuti dan turut memberikan arahan dalam mengatasi masalah serta meningkatkan perkembangan implementasi BIAN di Barru.

Tokoh Perempuan yang merupakan anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan, banyak memberi perhatian terhadap implementasi program baik nasional maupun kebijakan daerah dibidang kesehatan, yang berhasil dengan gemilang di Kabupaten Barru.

Meski Rapat ini digelar bukan di hari kerja, namun dedikasi dan perhatian pejabat terkait mulai dari Sekretaris Daerah, DR. Ir. Abustan M.Si, bersama jajaran Dinas Kesehatan yang dipimpin Dr. H. Amis Rifai, dan Pejabat Pimpinan Tinggi termasuk Camat Wilayah, terlihat enjoy mengikuti Rapat Evaluasi BIAN ini.(Mahmud/Humas Barru)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemerintah Kabupaten Asahan Sambut Kepulangan Jama’ah Haji Kloter 23

Sulsel

Pjs Wali Kota Makassar Hadiri Penutupan Orientasi Anggota DPRD Kota Makassar 2024-2029

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Serahkan Zakat ASN Pemprov ke Baznas

Sulsel

Pjs Wali Kota dan Kapolrestabes Lepas Peserta Kareba 10K Makassar Berlari Menuju Pilkada Damai

Sulsel

Wakil Bupati Asahan Tutup pelatihan berbasis kompetensi Tailor Made Training tahun 2023

Sulsel

Sambut Konsuler Baru Jepang, Danny Pomanto: Makassar Buka Peluang Kerja Sama-Investasi

Sulsel

Gerak Cepat Danny Pomanto Siap Bantu Pedagang Pasar Sentral Pasca Kebakaran

Sulsel

Kadinkes Makassar Dampingi Danny Pomanto Tinjau 21 Unit Ambulance Bantuan DAK dari Kemenkes