Home / Advertorial / Wajo

Rabu, 25 Mei 2022 - 18:07 WIB

23 Inovasi dari 20 Inovator Bersaing di Tahapan Presentasi Lomba Inovasi Daerah Pemkab Wajo

Salah-satu inovator memeparkan inovasinya pada Lomba Inovasi Daerah yang digelar Pemkab Wajo melalui Bappelitbangda.

Salah-satu inovator memeparkan inovasinya pada Lomba Inovasi Daerah yang digelar Pemkab Wajo melalui Bappelitbangda.

LINTASCELEBES.COM WAJO — Lomba Inovasi Daerah 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), kini memasuki tahap presentasi dan wawancara dari para peserta. Ada 23 inovasi dari 23 inovator bersaing, karena ada yang memasukkan lebih dari 1 inovasi.

Sebelumnya, sejak lomba ini dimulai pada 14 Maret 2022 lalu, para inovator telah melewati beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi dan pengumpulan proposal inovasi, seleksi administrasi dan evaluasi proposal inovasi, hingga tahap presentasi dan wawancara hari ini sejak Selasa (24/5/2022) hingga Kamis (26/06/2022) besok.

Kepala Bappelitbangda Wajo, Andi Pallawarukka, mengenai lomba ini mengatakan bahwa Pemkab Wajo di bawah nakhoda Bupati dan Wakil Bupati, Amran Mahmud-Amran, berkomitmen untuk mendorong dan memotivasi kepada masyarakat untuk terus berinovasi.

Menurutnya, untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah dan daya saing daerah, perlu didorong munculnya inovasi-inovasi melalui peningkatan pelayanan publik, pengelolaan tata kelola pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat. Mewujudkan hal itu, salah satunya melalui pelaksanaan Lomba Inovasi Daerah 2022 ini.

“Lomba ini juga bertujuan memotivasi perangkat daerah maupun masyarakat untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi sesuai karakteristik masalah serta kebutuhan masyarakat di daerah,” ucap Pallawarukka, Rabu (25/05/2022).

Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang kini menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berharap, melalui lomba ini tumbuh inovator-inovator baru yang nantinya karyanya berdampak positif pada masyarakat.

Ada tiga kategori yang diperlombakan, yaitu tata kelola pemerintahan, meliputi tata laksana internal dalam fungsi manajemen; pelayanan publik, meliputi penyediaan layanan barang/jasa publik yang bersifat langsung kepada masyarakat; serta inovasi daerah lainnya, meliputi inovasi selain tata kelola pemerintahan dan inovasi pelayanan publik. Adapun jenisnya bisa digital dan nondigital.

Hadiah yang disiapkan total Rp27 juta dengan rincian Rp4 juta untuk juara satu, Rp3 juta untuk peringkat kedua, dan Rp2 juta untuk peringkat ketiga dari masing-masing kategori, ditambah dengan sertifikat. (Far)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

50 Anak Yatim di Assorajang Dapat Santunan dari At-taubah Peduli

Advertorial

Hari Santri Nasional, Amran Mahmud: Terus Berjuang Sebagai Agen Perubahan

Advertorial

Komisi III DPRD Wajo Pastikan Pembangunan Jalan Provinsi Masuk Perencanaan 2025

Advertorial

Diskominfo Makassar Gelar Kerja Bakti di Area Sekitar Kantor

Wajo

Bupati Wajo Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Covid 19

Advertorial

DPRD Wajo Sampaikan Hasil Laporan Pansus Penyelesaian Ranperda RPJPD 2025-2045

Advertorial

Kemendes PDTT Lirik Wajo untuk Pengembangan Rehabilitasi Pasar Desa dan Desa Wisata

Wajo

Hari Ini, Kasus Positif Virus Corona di Wajo Kembali Bertambah