Home / Sulsel

Kamis, 31 Maret 2022 - 07:41 WIB

Bupati Wajo Langsung Perintahkan Dishub Jemput Para Korban Kecelakaan Rombongan MTs As’adiyah di Sinjai

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bus sekolah asal Kabupaten Wajo yang mengangkut rombongan pelajar MTs As’adiyah Putri II Sengkang mengalami kecelakaan di Batu Boddong, Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Rabu (30/03/2022) sore.

Bus berwana kuning dengan plat DW 7001 XY milik Pondok Pesantren As’adiyah ini mengalami kecelakaan sepulang dari Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba menuju Kabupaten Wajo.

Mendengar kabar naas tersebut, Bupati Wajo, Amran Mahmud segera memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo untuk menjemput dan memastikan kondisi rombongan tersebut, khususnya yang busnya mengalami kecelakaan.

“Kami sudah perintahkan Kepala Dinas Perhubungan untuk menyiapkan kendaraan dan menjemput korban. Rombongan Dishub sudah berangkat sejak tadi dan kami minta untuk aktif melaporkan perkembangan” ucap Amran Mahmud yang ditemui setelah mengikuti acara puncak Pembumian Pancasila di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu 30/03/2022) malam.

Amran Mahmud menuturkan bahwa berdasarkan laporan pihak Dishub Wajo, mereka sudah dalam perjalanan membawa korban serta diikuti rombongan MTs As’adiyah Putri lainnya. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas gerak cepat Kepala Dinas Perhubungan untuk menangani masalah ini,” ucapnya.

Terkait korban dalam kecelakaan yang meninggal 1 orang atas nama Kartini Sunusi (Guru MTs As’adiyah Putri II Sengkang), Amran Mahmud menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam.

“Semoga segala amal ibadah almarhumah diterima di sisi-Nya dan keluarga almarhumah bisa diberikan kesabaran dalam menerima cobaan ini, Insya Allah, jika jenazah sudah tiba, sebelum ke Makassar dinihari nanti, kami akan singgah melayat di rumah duka. Kita juga berharap semoga korban yang luka segera diberikan kesembuhan,” ucap Amran Mahmud.

Dikonfirmasi terpisah melalui telepon seluler, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin menyampaikan bahwa total jumlah rombongan ada 50 orang dengan 3 bus rombongan.

“Untuk bus sekolah yang mengalami kecelakaan, 15 orang sementara dijemput oleh tim nya, sebagian luka ringan. Sementara 2 orang yang luka berat masing-masing 1 orang guru dan 1 orang santri sudah dirujuk RSUD Sinjai. Lalu 1 orang yang meninggal telah dibawa ke Sengkang oleh Ambulance RSUD Sinjai setelah sebelumnya dilakukan upaya pertolongan di sana,” ucap Kadis yang akrab disapa Andi Aso ini.

Andi Aso menuturkan bahwa para santri ini sempat menolak untuk naik di bus sekolah milik Dishub karena alasan trauma. “Setelah kami coba bujuk akhirnya mereka menaiki bus sekolah kami. Saat ini kami sudah dalam perjalanan pulang bersama korban, termasuk 2 bis lainnya yang tergabung dalam rombongan MTs As’adiyah Putri II Sengkang,” ucapnya.

Andi Aso menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan warga sekitar bahwa karena hujan sehingga kemungkinan supir tidak mampu mengendalikan kendaraan tersebut. Bus menabrak tiang listrik sehingga tidak jatuh langsung ke sungai.(far)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Outing Class PKA Angkatan XI LAN RI, Intip Manajemen Kerja dan Layanan Inovatif Digital Kantor Imigrasi Makassar

Advertorial

Akui Punya Penghargaan Tinggi Terhadap Pondok Pesantren As’adiyah, Ketua Umum Pengurus Pusat Apresiasi Bupati Wajo

Sulsel

Kendalikan Inflasi, Danny Pomanto Gelar Pasar Murah di 50 Kontainer Makassar Recover

Sulsel

Berkunjung Ke Sulsel, MenPAN-RB Kagum Layanan MPP Gowa

Sulsel

Cek Bahan Pokok di Pasar Terong, Munafri: Ada Naik, Namun Kecenderungan Turun

Sulsel

Danny Pomanto Instruksikan Sekolah Diliburkan sampai Kondisi Kondusif

Sulsel

Wujud Empati, Kapolsek Penrang Serahkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran

Sulsel

700 ANAK YATIM DAN DHUAFA TERIMA SANTUNAN DARI MASJID AT-TAUBAH PASAR SENTRAL SENGKANG