Home / Sulsel

Rabu, 30 Maret 2022 - 20:39 WIB

Manajemen PDAM Makassar Bantah Klaim Pensiunan Soal Dana Hari Tua

Penjabat Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar, Rabu (30/03/2022).

Penjabat Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar, Rabu (30/03/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Polemik yang sengaja menciptakan opini bahwa Manajemen tidak punya itikad baik untuk mengurus pembayaran dana bagi para pensiunannya, di bantah oleh Penjabat Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Beni Iskandar, SH.

Dalam keterangannya, Beni menyampaikan bahwa pernyataan yang mengatakan bahwa setelah oegawai purna tugas dan memasuki masa Pensiunan tidak mendapatkan apa-apa adalah pernyataan sesat dan menyesatkan. Salah besar itu dan dipelintir oleh pihak-pihak yang tidak mengerti soal ini.

Beni Iskandar selaku Pejabat Direktur Utama mengatakan, perlu kami jelaskan bahwa tidak benar kalau pegawai yang pensiun itu tidak mendapatkan apa-apa pasca tugas berakhir akan tetapi mereka semua telah mendapatkan hak begitu mereka pensiun, Rabu (30/03/2022).

Adapun hak-hak yang telah mereka peroleh adalah dana pensiunan dari DAPENMA Pamsi, dana pensiunan dari BPJS Ketenagakerjaan, dana tabungan masa depan (TMDP) dari perusahaan, dana hari tua berupa pengembalian tabungan dari koperasi karyawan.

Jadi yang belum mereka terima hanya dana pensiun dari Asuransi Bumiputera yang sebenarnya merupakan tabungan hari tua selama mereka menjadi Pegawai dan mulai terhitung sejak mereka diangkat menjadi pegawai tetap.

Tidak adanya pembayaran dana pensiun dari Bumiputera adalah murni bukan kesalahan Manajemen, tetapi ada LHP dari BPKP yang melarang adanya pembayaran Iuran ke Bumiputera terhitung sejak tahun 2019 sampai sekarang.

Hal ini malah bertambah sulit karena kondisi Keuangan dari Asuransi Bumiputera sendiri yang mengalami permasalahan yang sangat sulit sehingga kesulitan untuk membayar klaim atas ribuan pemegang polis yang telah jatuh tempo dan masuk dalam Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

“Jadi jangan dipelintir dan menyebarkan berita yang tidak benar bahwa perusahaan tidak peduli atas hal ini. Kita kan sudah menginisiasi pertemuan antara Pihak Bumiputera, Direksi dan Seluruh Pensiunan supaya semua informasi jelas dan ternyata memang tidak ada titik temu,”jelas Beni.

Saat ini kita sementara menyiapkan pelaporan dan tuntutan hukum kepada pihak Bumiputera untuk menyelamatkan dana perusahaan yang ada disana. Sebelumnya dana yang tersimpan di Bumiputera itu ada sekitar Rp. 80 Milyar akan tetapi saat ini malah semakin berkurang hanya sekitar Rp. 76 Milyar.

“Inilah makanya kita akan menggugat Pihak Asuransi Bumiputera karena kami khawatir nanti Saldo Perusahaan kami yang tersimpan disana akan semakin habis dan kita tidak tau apa penyebabnya, apakah dipakai untuk biaya lain disana atau dipakai sebagai dana operasional, tapi disatu sisi kami yang selalu disalahkan dan diserang seakan Para Pensiunan tidak mendapatkan apa-apa setelah mereka Pensiun,” Kata Beni.

Ini sebagai bentuk Klarifikasi kami atas pemberitaan salah satu Media yang kami rasakan tidak berimbang dan tendensius karena hanya mendengarkan keterangan dari satu pihak tanpa ada keterangan dari pihak kami. Harusnya ada Cover Back Side supaya masyarakat tau kejadian yang sesungguhnya tanpa disusupi oleh pihak lain yang mau mengambil keuntungan dari peristiwa ini.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Ambil Alih Pasar Butung, Pemkot Makassar Selamatkan Tindak Korupsi dari KSU Bina Duta

Sulsel

Wali Kota Sentil Dishub Makassar, Iman Hud: Itu Tanda Sayang

Sulsel

Wali Kota Munafri Dampingi Cucun Ahmad Syamsurijal Buka Muswil DPW PKB Sulsel

Sulsel

Rakor Bersama OPD, Pemkot Siapkan Strategi Penanganan Sampah

Sulsel

Ansar Imbau Warga HIKMA di Sulsel Jaga Tradisi Kekeluargaan di Bulan Suci Ramdahan

Sulsel

Munafri Perkuat Kota Inklusif dengan Profil Resmi Disabilitas Hasil Kolaborasi Yayasan Kota Kita Surakarta

Sulsel

Kejari Soppeng Terapkan Plea Bargain Pertama di Indonesia Berdasarkan Pasal 78 KUHAP 2025

Sulsel

Danny Pomanto, Pj Gubernur, Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Ikuti Sulsel Bersalawat