Home / Wajo

Senin, 13 September 2021 - 18:04 WIB

Bupati Wajo Tinjau Pembangunan Pasar Tempe, Bakal Jadi Percontohan di Indonesia

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri Tinjau Progres Pembangunan Pasar Tempe

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri Tinjau Progres Pembangunan Pasar Tempe

LINTASCELEBES.COM WAJO — Kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Wajo. Pembangunan Pasar Tempe masih terus berproses. Jika selesai nanti, akan menjadi pionir pasar yang ramah lingkungan di Indonesia timur.

Lima bulan sejak peletakan batu pertama pada 12 April 2021 lalu, Bupati Wajo, Amran Mahmud, kembali meninjau progres pembangunan Pasar Tempe, Senin 13 September 2021.

Tidak datang sendiri, Bupati didampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri. Saat peletakan baru pertama lalu, Ahmad Asiri juga turut hadir.

Amran Mahmud menyampaikan, masyarakat Wajo patut bersyukur karena Pasar Tempe akan menjadi bangunan yang memiliki keistimewaan. “Masyarakat Kabupaten Wajo, khususnya pedagang Pasar Tempe, patut bangga karena bangunan Pasar Tempe yang sementara dibangun ini masuk spesifikasi bangunan hijau yang pertama di Indonesia timur dan menjadi percontohan nasional,” ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud melanjutkan, sesuai perencanaannya, Pasar Tempe nantinya akan ada dua lantai yang dilengkapi beberapa fasilitas, seperti parkir yang bisa memuat kurang lebih 400 kendaraan roda dua dan empat, food court, musholah, hingga taman bermain.

“Mari kita semua berdoa agar pembangunan Pasar Tempe tidak ada kendala sehingga pembangunan bisa selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga berharap Pasar Tempe nantinya akan mampu mendorong pengembangan sektor ekonomi sehingga mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

“Pembangunan Pasar Tempe ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR. Untuk mengembalikan fungsi Pasar Tempe pasca kebakaran Agustus 2019 lalu agar kembali ke posisi semula dengan keadaan yang lebih baik. Selain itu, juga merupakan salah satu upaya rangka pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Amran Mahmud juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dan Hamka B. Kadi yang mengawal sehingga pembangunan Pasar Tempe bisa terlaksana.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berkontribusi sehingga pembangunan Pasar Tempe ini bisa terlaksana. Khususnya kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Anggota DPR RI Andi Iwan Darmawan dan Hamka B. Kadi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pembangunan Pasar Tempe bersifat multiyears contract (MYC) yang direncanakan selesai pada akhir 2021 ini. Menghabiskan Rp45 miliar dengan PT Delima Agung Utama selaku pelaksanaan konstruksi.

Bangunan Pasar Tempe berdiri di atas lahan eks pasar lama dengan luas tanah 8.642 meter persegi, total luas bangunan 9.777 meter persegi, dan luas bangunan gedung di atas 5.000 meter persegi.

Pembangunan ini merupakan upaya dalam mewujudkan pasar rakyat yang laik fungsi dan dapat memenuhi aspek keamanan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan, sekaligus menjadikan Pasar Tempe sebagai pionir bangunan gedung hijau pasar yang ramah lingkungan di Indonesia timur. (wan)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Momentum Ramadan, Dishub Wajo Serahkan Bantuan untuk Juru Parkir

Wajo

Bupati Wajo Ajak Pengurus HIPKI Sulsel Berinovasi Kembangkan Persuteraan

Advertorial

Tekankan Kebersamaan dalam Keberagaman, Amran Mahmud: Ini Modal untuk Pengembangan Bangsa

Wajo

Semangati Warga Terdampak Banjir-Longsor Wajo, Amran Mahmud: Kita Upayakan yang Terbaik

Wajo

44 PNS Lingkup Kemenag Wajo Disumpah

Halo Polisi

HUT Bhayangkara ke 74, SIM Perpanjangan di Wajo Gratis, Ini Persyaratannya

Wajo

At-taubah Channel Wujudkan Mimpi Warga Kurang Mampu di Patila Punya Listrik Sendiri

Wajo

Lagi, Satu Nakes di Wajo Positif Covid 19