Home / Pendidikan

Rabu, 18 November 2020 - 16:46 WIB

Jaga Keselamatan Siswa dan Guru, Pembelajaran Tatap Muka di Wajo Belum Dibuka

LINTASCELEBES.COM WAJO — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo sampai saat ini belum ada kebijakan untuk membuka pembelajaran tatap muka di sekolah baik tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

“Keselamatan anak didik dan tenaga pendidik menjadi tujuan utama saat ini, kita harus tetap harus berpacu pada aturan yang sudah ada, yakni tetap fokus pada pembelajaran Daring sambil menunggu kondisi Pandemi Covid 19 di Wajo kembali normal sepenuhnya”, ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Drs. Muhammad Faisal belum lama ini.

Faisal mengakui kalau masih terdapat kendala mengenai pembelajaran Daring (dalam jaringan). Mulai dari jaringan internet sampai dengan sulitnya orang tua siswa mendampingi anaknya untuk melakukan pembelajaran Daring.

Untuk mengatasi itu, Dinas pendidikan dan Kebudayaan Wajo menginstruksikan kepada Kepala Sekolah agar Dana BOS bisa digunakan untuk pembelian data kepada siswa. Pihak DiSdikbud Wajo juga memberlakukan pembelajaran sistem Luar Jaringan (Luring). Artinya para guru mendatangi rumah siswa untuk melakukan pembelajaran jika siswa tersebut terkendala dengan pembelajaran Daring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Mahmud Bara mengungkapkan, dampak pandemi, ini melanda seluruh belahan dunia ini, bukan hanya kegiatan belajar saja yang terganggu, tetapi lingkungan sekolah juga ikut terdampak. Akibat dari sekolah diliburkan, kondisi sekolah sudah tak terawat lagi seperti sediakala.

Untuk itu, Pihak Disdikbud mewajibkan para kepala Sekolah dan guru agar tetap beraktifitas di sekolah mulai dari pengurusan sekolah, pengelolaan administrasi, pengawasan dan kebersihan sekolah. “Tekhnis pelaksanaan pembelajaran Daring ini terbagi 50 persen disekolah 50 persen dirumah dengan tujuan siswa tetap dapat belajar dan guru tetap aktif mengajar,” ujanrnya.

Dia mengharapkan para guru tidak bepergian di luar kota guna menghindari penyebaran Virus Corana. “Saya harapkan agar tetap mematuhi protokol kesehata guna mencegah penyebaran covid 19 ini,” tutupnya.(Sudirman)

Editor: Kurniawan

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kepala MTs As’adiyah Sengkang Dukung Upaya Bupati Wajo Ciptakan Generasi Qurani Melalui Perkampungan Al-Qur’an

Pendidikan

Membanggakan! Siswa SMPN 1 Maniangpajo Lulus 100 Persen, Oktaviana Arif Meraih Peringkat Satu

Pendidikan

1.428 Santri As’adiyah Sengkang Ditamatkan, Wabup Amran Beri Ucapan Selamat

Advertorial

28 Siswa di Wajo Peserta Seleksi Program Bantuan Pendidikan Universitas Sampoerna Menunggu Hasil Akhir

Pendidikan

Peduli Pendidikan, HMI-MPO Cabang Wajo Maju Akan Gelar Diskusi Publik

Pendidikan

Suardi Saleh Buka Raker IKA PPSP IKIP Ujung Pandang di Pulau Dutungan

Pendidikan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dua Amran (II), Gas Poll Siapkan SDM Bermutu, dan Ciptakan 10 Ribu Entrepreneur

Pendidikan

Uniprima Raih Peringkat Akreditasi Institusi Baik Sekali dari BAN-PT