Home / Advertorial / Polisi / TNI

Selasa, 28 Mei 2019 - 13:26 WIB

Bupati Wajo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud memimpin langsung apel gelar pasukan operasi ketupat 2019 di lapangan upacara Mapolres Wajo, Selasa 28 Mei 2019.

Hadir Kapolres Wajo AKBP Asep Marsel Suherman bersama Forkopimda Kabupaten Wajo dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Wajo.

Pada kesempatan itu dilakukan penyematan tanda pita operasi ketupat oleh Bupati Wajo kepada 4 Perwakilan yakni Kodim 1406 Wajo, Polres Wajo, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan .

Dalam sambutan seragam Kapolri yang dibacakan oleh Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud mengatakan, bahwa Operasi ketupat tahun 2019 digelar selama 13 hari, mulai Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019 sampai dengan Senin 10 Juni 2019.

Dijelaskan bahwa, operasi ketupat tahun ini juga memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya, pasalnya akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan pemilu tahun 2019,

Tentunya, lanjutnya, potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan operasi ketupat 2019 semakin kompleks.

“Berbagai gangguan stabilitas Kamtibmas berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personil dan markas polri. Berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan dan premanisme, aksi intoleransi dan kekerasan seperti akses sweeping oleh ormas, gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat laut dan udara,” ujar Amran Mahmud.

Permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bencana alam, kata dia, tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam operasi ketupat 2019.

Analisis dan evaluasi terhadap penyelenggaraan operasi ketupat tahun 2018 menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Koordinasi dan kerjasama sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan operasi ketupat tahun 2018 mendapatkan apresiasi positif dari publik.

“Saya memiliki keyakinan dan harapan bahwa keberhasilan yang telah diraih dalam operasi ketupat tahun 2018, akan dapat ditingkatkan di tahun 2019 ini. Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasi ketupat tahun 2019, akan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadhan dan idul Fitri tahun 2019,” tandasnya.

Amran Mahmu mengutarakan, berbagai upaya cipta kondisi menjelang operasi ketupat tahun 2019 juga telah dilaksanakan dengan baik, selain itu berbagai infrastruktur pendukung juga telah dipersiapkan secara optimal oleh pemerintah.

Dijelaskan bahwa ada dua tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan apel gelar pasukan ini, yaitu untuk mengecek kesiapan personel peralatan dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergitas dan solidaritas komponen penyelenggara. Kedua untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi terhadap publik sehingga akan menemukan ketenangan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Wajo Bersama BBWS-PJ Normalisasi Sungai Lajokka

Advertorial

Hadiri Musrenbang Kelurahan Salomenraleng, Ketua Komisi II DPRD Wajo: Kami Siap Mengawal Usulan Skala Prioritas

Advertorial

Tujuh Warga Asal Wajo Meninggal dalam Kebakaran di Samarinda, Bupati Instruksikan Jajaran Kawal Pemulangan Jenazah

Advertorial

Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu Hadiri RUPS-LB PT Bank Sulselbar

Advertorial

Resmi Dilantik, Ketua DPRD Wajo Jabat Ketua Komisariat Wilayah Sulsel ADKASI Masa Bakti 2022-2026

Advertorial

Pj. Bupati Wajo: PBB-P2 Berkontribusi 35 Persen Penerimaan Pajak Daerah

DPRD

Polisi Bersama Pengunjuk Rasa Makan bersama di Depan Kantor DPRD Wajo

Advertorial

Usung “Wajo Manessa”, Pemkab Wajo Perkuat Komitmen Dorong Keterbukaan Informasi Publik