Home / Kesehatan / Makassar

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:30 WIB

Wagub Dorong Santri Millenial Mandiri untuk Beternak

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara Forum Organisasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan se-Sulsel yang digelar di Hotel Arthama Makassar, belum lama ini.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya mengatakan jika saat ini program Kementerian Pertanian melalui Provinsi dan kabupaten/kota berupa pemberian bantuan peternakan untuk santri millennial. Bantuan ini disesuaikan dengan lahan dan diberikan bantuan berupa peternakan disesuaikan juga lahan dan sumber dayanya.

“Di Sulsel sendiri ada 90an Pesantren karena pesantren ini juga memiliki lahan sendiri dan bagaimana mereka ini untuk kemandirian itu di bidang peternakan,” ucap Andi Sudirman. Selain itu, Andi Sudirman juga mengaku akan mendorong ketersediaan stok untuk kebutuhan daging.

“Beberapa kota juga kita sudah suplay seperti Palu, Kalimantan dan menyuplai daging dan semacamnya, bagaimana kita jadi lumbung di Sulsel,” tambahnya.

Terkait program ini, Wagub berharap dilakukan study kelayakan terlebih dahulu untuk memastikan lokasinya.

Sementara, Kepala Dinas Peternakan Sulsel, H. Abd. Aziz mengaku sudah melakukan study kelayakan untuk Rumah Pemotongan Hewan (RPH) seperti di daerah Seko dan Rampi.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPW Ikatan Pesantren Indonesia se-Sulsel Muhammad Iqbal Djalil dan Kadis Peternakan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.(sulselprov.co.id)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Ini Manfaat Kunyit Hitam bagi Kesehatan

Kesehatan

Manfaat Kesehatan dari Makan Buah Belimbing

Advertorial

Program Serasi, Wajo Dapat Alokasi Anggaran Rp62 Milyar

Kesehatan

Manfaat Pepaya untuk Kesehatan Tubuh

Kesehatan

Meningkatkan Imunitas dengan Vitamin C, Vitamin D, dan Zinc

Kesehatan

5 Keajaiban Sedekah yang Bisa Membuat Hidup Bahagia

Kesehatan

Manfaatnya untuk Kesehatan Rutin Konsumsi Buah Nanas

Makassar

Kapolda Sulsel Memberikan Talih Asih Kepada Korban Terorisme