LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan indra penglihatan, Dinas Kesehatan Kota Makassar bekerja sama Rumah Sakit Mata Makassar menggelar Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis di wilayah kerja PKM Antang Perumnas, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Puskesmas Antang, dr. M. Zulkifli, dan disambut antusias oleh puluhan warga setempat. Program ini difokuskan pada upaya pencegahan dini gangguan penglihatan, seperti katarak, kelainan refraksi (rabun jauh/dekat), glaukoma, serta retina diabetik yang sering kali tidak disadari oleh penderitanya.
Kolaborasi antar instansi ini merupakan langkah nyata dalam mendekatkan pelayanan kesehatan spesialis langsung ke tengah masyarakat.
“Kesehatan mata merupakan modal utama dalam menjaga produktivitas dan kualitas hidup. Melalui kerjasama dengan RS Mata Makassar dan Dukungan Dinas Kesehatan Kota Makassar, warga wilayah kerja Antang kini bisa mendapatkan edukasi serta penanganan awal dari tenaga medis spesialis,” jelas dr. M Zulkifli
Sesi edukasi interaktif dengan narasumber spesialis mata RS Mata Makassar, dr. Ariyanie Nurtania, Sp.M, M.Kes, mengenai Kenali Tanda Bahaya Gangguan Mata, cara pencegahan untuk menjaga kesehatan penglihatan. Tim Kesehatan dari RS Mata Makassar juga menerjunkan peralatan pemeriksaan portabel untuk melakukan: Skrining Tajam Penglihatan (Refraksi), Deteksi Dini Katarak, Glaukoma, dan Konsultasi Kesehatan Mata Gratis.
Dari hasil skrining awal, beberapa warga yang mengalami kelainan repraksi mendapatkan bantuan kacamata gratis dan yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut akan dirujuk ke RS Mata Makassar untuk mendapatkan penanganan komprehensif sesuai prosedur kesehatan yang berlaku.
Melalui program kolaborasi ini, diharapkan masyarakat semakin teredukasi untuk menjaga kesehatan mata serta tidak ragu memeriksakan kondisi penglihatannya secara berkala, agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.
“Banyak kasus kebutaan terjadi bukan karena tidak bisa disembuhkan, melainkan karena terlambat dideteksi. Lewat kolaborasi bersama Dinkes dan PKM Antang ini, kita ingin menjemput bola agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” terang tim medis di lokasi.
Antusiasme warga menunjukkan betapa tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan indra di tingkat masyarakat dasar. Program kolaboratif ini diharapkan terus berlanjut menyasar wilayah-wilayah kerja puskesmas lainnya di Kota Makassar.(Sir)
Editor: Syafruddin Menroja













