LINTASCELEBES.COM PINRANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program LINTAS (Literasi Inspiratif Nusantara Temui Anak Sekolah) bersama siswa MI Bilingual Sonec Bani Rajab bertajuk “Menumbuhkan Minat Baca dan Budaya Literasi Siswa Sejak Dini melalui Pemanfaatan Perpustakaan Desa/Taman Baca Masyarakat” di Kantor Lurah Lampa, Kelurahan Lampa, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Jumat (24/7).
Program kerja individu tersebut diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Hasanuddin, King Ahmad Ilyas, sebagai upaya menanamkan kesadaran kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya budaya membaca sejak dini sekaligus memperkenalkan perpustakaan desa sebagai sarana edukasi yang menyenangkan.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengunjungi MI Bilingual Sonec untuk menjemput para siswa dan berjalan kaki bersama menuju perpustakaan desa yang berlokasi di Kantor Lurah Lampa. Setibanya di perpustakaan, para siswa diajak untuk mendengarkan mahasiswa KKN membacakan cerita dengan nyaring sekaligus mengulas isi buku tersebut.
Setelah itu, dengan didampingi oleh mahasiswa KKN, para siswa juga diberikan kesempatan bergiliran untuk mempraktikkan hal serupa, yakni membaca nyaring dan menceritakan kembali isi buku (storytelling) di hadapan teman-teman mereka. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para siswa diajak untuk mengikuti sesi permainan (fun games) bersama mahasiswa KKN.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Melalui sesi membaca nyaring, membaca bersama, storytelling, dan tanya jawab seputar isi buku, peserta diajak memahami bahwa kebiasaan membaca tidak hanya memperluas wawasan dan pengetahuan, tetapi juga melatih kreativitas serta menciptakan budaya literasi yang kuat sejak usia dini.
King Ahmad Ilyas mengatakan bahwa edukasi mengenai pentingnya literasi dan minat baca perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar. Menurutnya, kebiasaan membaca buku akan lebih mudah terbentuk apabila ditanamkan sejak dini.
Selain menumbuhkan minat baca, siswa juga diberikan pemahaman mengenai cara memilih bahan bacaan yang baik serta bagaimana memetik pesan moral dari sebuah cerita. Edukasi ini disampaikan secara interaktif melalui contoh-contoh cerita sederhana yang dekat dengan dunia anak-anak sehari-hari.
Melalui program kerja LINTAS ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap para siswa dapat menjadikan literasi sebagai bagian dari kebiasaan mereka sehari-hari, serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku, baik saat berada di lingkungan sekolah maupun di rumah.(r)











