LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Eskalasi politik jelang Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan kian menghangat. Setelah merampungkan konsolidasi internal di wilayah Kabupaten Wajo, Bone, Soppeng, Pinrang, Enrekang, dan Toraja, Media Sinergi Group kini menggelar konsolidasi khusus untuk wilayah Makassar, Gowa, dan Maros.
Diskusi yang berlangsung dinamis dan alot selama sekira lima jam tersebut digelar di Cafe Lagaligo, Makassar, Minggu (31/5/2026).
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh CEO Media Sinergi Group Rukman Nawawi, Dewan Pembina Dr. H. Laode Arumahi, SH, Pemimpin Redaksi Ir. A. Manaf Rahman, Wakil Pemimpin Redaksi Media Sinergi Cyber Muhammad Arafah, SH, MH, Redaktur Anwar Mahendra, Dewan Redaksi Iwan Asis, serta jajaran reporter, Andi Jaka dan Syakharuddin.
Dalam konsolidasi tersebut, seluruh peserta yang hadir secara bergantian memberikan bedah kritis mengenai nilai plus dan minus dari visi-misi kedua calon Ketua PWI Sulsel yang akan bertarung. Perdebatan hangat pun terjadi seputar arah masa depan organisasi, termasuk komitmen menjaga independensi PWI agar tidak terjebak dalam pusaran politik praktis.
Jurnalis senior sekaligus Dewan Pembina Media Sinergi Group, Dr. H. Laode Arumahi, SH, mengingatkan seluruh jajaran redaksi untuk jeli dan mendalami secara utuh rekam jejak (track record) para kandidat.
“Sikap kritis dan kehati-hatian jajaran Media Sinergi sangat perlu, agar kita tidak seperti membeli kucing dalam karung,” tegas Arumahi, yang juga mantan Sekretaris PWI Sulsel dan mantan Pemimpin Redaksi Harian Pedoman Rakyat tersebut.
Senada dengan itu, CEO Media Sinergi Group, Rukman Nawawi, menandaskan bahwa konsolidasi internal ini memiliki nilai yang sangat strategis. Utamanya dalam memetakan dinamika dan situasi terkini tiga hari menjelang perhelatan Konferensi PWI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung di Graha Pena Makassar, Selasa (2/6/2026) besok.
Selain membedah visi-misi calon, Rukman menekankan bahwa pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen jajaran redaksi di bawah prinsip satu komando.
“Konsolidasi internal Media Sinergi ini bukan yang terakhir, melainkan akan terus berlanjut hingga hari H pemilihan. Tujuannya jelas, untuk menemukan benang merah atau titik taut antara visi-misi calon Ketua PWI Sulsel yang benar-benar bersesuaian dengan visi Media Sinergi,” tegas Rukman Nawawi yang juga merupakan pengurus PWI Pusat.
Hingga akhir pertemuan, Media Sinergi Group menilai kedua kandidat yang ada memiliki keunggulan dan catatan masing-masing. Oleh karena itu, penguatan komunikasi internal berbasis prinsip ‘Satu Komando’ akan terus dipacu hingga fajar pemilihan dimulai. (r)












