Tahun ini menjadi catatan sejarah bagi Bumi Lamadukkelleng, di mana Kabupaten Wajo tercatat sebagai daerah dengan kuota jemaah haji tertinggi di Sulawesi Selatan, yakni mencapai 1.941 orang yang terbagi ke dalam tujuh kelompok terbang (kloter).
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rosman mengungkapkan rasa syukur mendalam atas besarnya kuota yang diberikan kepada masyarakat Wajo. Ia menekankan bahwa kesempatan menunaikan rukun Islam kelima ini adalah anugerah besar bagi mereka yang terpilih.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah SWT. Hari ini, Pemerintah Kabupaten Wajo resmi melepas jemaah haji tahun 2026. Anda semua adalah orang-orang beruntung yang dipilih menjadi tamu Allah,” ujar Andi Rosman di hadapan para jemaah.
Selain memberikan selamat, Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada para petugas dan pendamping haji. Ia menegaskan agar pelayanan selama di tanah suci harus dilakukan secara maksimal dan humanis.
“Kami meminta kepada seluruh petugas dan pendamping agar memberikan pelayanan terbaik. Pastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” tegasnya.
Terkait teknis keberangkatan, Andi Rosman memastikan bahwa Islamic Center Palaguna telah siap 100 persen sebagai pusat titik kumpul dan pemberangkatan. Segala fasilitas dan sarana penunjang telah dikoordinasikan untuk menjamin kelancaran arus keberangkatan jemaah.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Wajo, Kapolres Wajo, pimpinan OPD, Kepala Kemenag Wajo, serta pimpinan KBIHU dan organisasi Islam setempat.(r/Adv)













