Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan personel dan pemantauan titik-titik pengamanan malam takbiran serta pelaksanaan Salat Idulfitri di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Wajo.

Dalam rakor tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi tegas bahwa pengamanan tahun ini difokuskan pada objek vital dan pusat aktivitas masyarakat. Skala pengamanan mencakup ratusan ribu titik, mulai dari masjid, lokasi salat Id, terminal, pelabuhan, hingga pusat perbelanjaan dan lokasi wisata.

“Pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Seluruh personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, kepadatan arus lalu lintas, hingga aktivitas takbir keliling,” ujar Kapolri dalam arahannya secara virtual.

Merespons hal tersebut, Bupati Andi Rosman menyatakan kesiapan penuh jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo untuk menyukseskan operasi pengamanan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen Forkopimda Wajo satu suara dalam mengikuti instruksi pimpinan pusat.

“Tentu kami dari Forkopimda Kabupaten Wajo berkomitmen penuh menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama malam takbiran dan Idulfitri 2026. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemda adalah kunci kelancaran perayaan tahun ini,” tegas Andi Rosman di sela-sela kegiatan.

Di tengah suasana penuh kehangatan di Pos Terpadu, Bupati Andi Rosman juga menyempatkan diri memberikan ucapan selamat kepada seluruh warga. “Segenap Pemerintah Kabupaten Wajo mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat,” tandasnya.

Hadir mendampingi Bupati dalam rakor tersebut antara lain Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, Wakapolres Wajo Kompol Andi Syamsu Lifu, Dandim 1406/Wajo, Ketua Komisi I DPRD Wajo Amshar A. Timbang, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Wajo.(r/Adv)