LINTASCELEBES.COM WAJO — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wajo terus bergerak masif dalam mengawal kualitas demokrasi masa depan. Kali ini, Bawaslu menyambangi SMA Negeri 1 Wajo untuk menggelar agenda Konsolidasi Demokrasi, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 40 siswa-siswi ini dirancang khusus untuk membekali para pemilih pemula dengan pemahaman politik yang sehat sebelum mereka terjun langsung ke bilik suara.
Hadir sebagai pemateri utama, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat (SDMO) Bawaslu Wajo, Andi Samsir, menekankan bahwa anak muda bukan sekadar angka dalam statistik pemilu, melainkan penentu arah bangsa.
”Kesadaran demokrasi harus ditanamkan sejak dini. Kita ingin generasi penerus tidak hanya sekadar ikut memilih, tapi menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” tegas Andi Samsir di hadapan para siswa.
Selain memaparkan prinsip dasar demokrasi, Bawaslu juga memberikan gambaran nyata mengenai tantangan politik di Indonesia. Para siswa diajak memahami peran penting Bawaslu dalam menjaga integritas pemilu agar tetap jujur dan adil.
Suasana kelas tampak hidup dan interaktif. Para peserta terlihat antusias melontarkan pertanyaan kritis dalam sesi diskusi, menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap isu-isu kenegaraan.
Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Kabupaten Wajo berharap SMA Negeri 1 Wajo dapat menjadi pionir dalam menumbuhkan budaya politik yang sehat, sehingga para pelajar siap menjadi agen perubahan yang memperkuat fondasi demokrasi Indonesia di masa depan.(S.Menroja)












