Home / Sulsel

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:56 WIB

Munafri Minta Pelajar NU Manfaatkan MCH, Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas 2045

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IPNU–IPPNU Sulawesi Selatan di Aula Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Antang, Sabtu (27/12/2025)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IPNU–IPPNU Sulawesi Selatan di Aula Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Antang, Sabtu (27/12/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menempatkan Makassar Creative Hub sebagai salah satu program strategis dalam menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut kembali disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IPNU–IPPNU Sulawesi Selatan di Aula Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Antang, Sabtu (27/12/2025).

Diketahui, kegiatan bertajuk “Transformasi Pelajar: Kontribusi Pelajar Nahdlatul Ulama untuk Sulawesi Selatan Maju” itu dihadiri kader ulama dan pelajar NU se-Sulawesi Selatan.

Olehnya, Munafri mengajak para generasi muda tersebut untuk memanfaatkan ruang-ruang MCH sebagai wadah aktualisasi diri dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.

Munafri menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa keterlibatan aktif pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing. Salah satu wujud konkret kehadiran pemerintah, kata dia, adalah melalui Makassar Creative Hub (MCH).

“Generasi emas tidak bisa lahir dengan sendirinya. Pemerintah harus hadir, salah satunya dengan menyiapkan infrastruktur pengembangan kapasitas anak muda seperti Creative Hub,” ujar Munafri.

MCH, lanjut Munafri, dirancang sebagai ruang peningkatan keterampilan (upskilling), pengembangan kapasitas (upscaling), serta perluasan jejaring anak muda hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Ia menyampaikan, Fasilitas tersebut terbuka bagi generasi muda yang ingin berwirausaha, bekerja secara profesional, maupun menembus pasar global.

“Di MCH, anak-anak muda kita, kami siapkan agar tidak hanya tumbuh mengikuti umur, tetapi tumbuh dengan kualitas dan daya saing,” tegasnya.

Munafri mengungkapkan, hingga 2026 Pemerintah Kota Makassar menargetkan pembangunan empat MCH. Dan MCH yang telah beroperasi saat ini telah terhubung dengan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.

“Termasuk kolaborasi dengan platform global seperti Netflix, serta penjajakan kerja sama dengan Apple Academy,” tambah Munafri.

Selain pengembangan ekonomi kreatif, MCH juga difungsikan sebagai pusat peningkatan literasi bahasa, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Kebijakan ini sejalan dengan rencana perbaikan kurikulum pendidikan dasar di Kota Makassar.

“Bahasa menjadi kunci utama agar anak-anak kita bisa bersaing global, termasuk mengakses peluang kerja di Jepang maupun negara-negara Timur Tengah seperti Kuwait, Qatar, dan Oman,” jelasnya.

Menurut Munafri, negara-negara Timur Tengah menawarkan peluang karier dan ekonomi yang besar, namun sering terkendala kemampuan bahasa. MCH diharapkan menjadi jembatan peningkatan kompetensi sekaligus akses kerja internasional.

“Pemerintah menyiapkan infrastrukturnya, anak-anak muda memaksimalkan potensinya. Insyaallah, dari sinilah Indonesia Emas 2045 akan terwujud,” pungkasnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Peduli Nelayan, Komisi II DPRD Wajo Minta Usulkan Tambahan Benih Ikan ke DKP Sulsel

Sulsel

Danny Pomanto Salat Id Bersama Warga Makassar di Karebosi: Semangat Berkurban Makin Baik

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel: ASN Netral, Tidak Memihak dan Tidak Boleh Berkampanye

Sulsel

Fokus Permudah Layanan, PDAM Makassar Diganjar Penghargaan

Sulsel

Tak Berpakaian Seragam Resmi, Jukir Depan Pisang Epe Mandiri Minta Jasa Parkir ke Pengendara

Sulsel

 Tinjau RSKD Dadi, Menko PMK Ingatkan Masyarakat Sulsel Tetap Patuhi Prokes Covid-19

Sulsel

RT/RW Jadi Ujung Tombak, Munafri Tekankan Sampah, Ketertiban dan Awasi Perang Kelompok

Sulsel

Hasnah Syam Harapkan Pengurus TP PKK Buat Inovasi Dalam Penanganan Stunting