Home / Sulsel

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:43 WIB

Makassar Siap Jadi Kota Event Sepanjang Tahun, Calender of Event 2026 Resmi Diluncurkan

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Makassar 2026 sebagai langkah strategis menjadikan Makassar kota tujuan wisata dan event sepanjang tahun.

Diluncurkannya Calendar of Event Makassar 2026 menegaskan posisi kota daeng sebagai kota event, kota budaya, dan kota kolaborasi, yang siap menyambut wisatawan sepanjang tahun dengan pengalaman yang autentik dan berkelas.

Launching di Novotel Makassar, Jumat (19/12/2025), ditandai dengan penarikan layar Phinisi secara simbolis, merepresentasikan semangat pelayaran Makassar menuju pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Peluncuran CoE Makassar 2026 dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif RI Iman Santosa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.

Munafri menjelaskan bahwa bahwa kehadiran kalender event ini merupakan peta jalan pariwisata Kota Makassar selama satu tahun penuh kedepan, di 2026.

“Kita ingin setiap bulan di Makassar selalu ada alasan untuk didatangi. Bukan memilih bulan, tapi memilih event apa yang ingin disaksikan di Makassar,” tegas Wali Kota.

Diketahui, CoE Makassar 2026 memuat total 15 Big event dengan Festival Muara yang digahas Munafri akan hadir sebagai Top Event di CoE Makassar 2025 bersama 14 event berskala besar lainnya.

Sebanyak 72 Event Pendukung akan tersebar di sepanjang tahun 2026. Beberapa agenda budaya seperti Attayang Sunset dan Pagelaran Kesenian akan hadir hampir setiap bulan sebagai kalender budaya tetap Kota Makassar.

Munafri menekankan bahwa setiap event harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, sanggar seni, event organizer, hingga industri perhotelan dan pariwisata pendukung.

“Kita ingin event ini berdampak langsung, bukan hanya dinikmati segelintir orang, tapi menggerakkan ekonomi lokal secara merata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas layanan pariwisata, termasuk kebersihan fasilitas umum, keramahan warga, serta bebas dari pungutan liar.

Ia juga mendorong kolaborasi luas dengan anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku industri untuk memperbesar event yang sudah ada, bukan sekadar menciptakan event baru tanpa karakter.

Untuk itu, Munafri menegaskan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap industri kreatif dan promosi pariwisata.

Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi pelaku industri kreatif, termasuk musik, film, dan seni pertunjukan, bahkan menantang hadirnya konser artis nasional dan produksi film besar di Makassar.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder agar event-event di Makassar benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutupnya.(Sir)

Editor; Hamzah

Share :

Baca Juga

Olahraga

Kasus Covid-19 Melonjak, Dispora Tunda Dua Agenda Kejuaraan di Makassar

Sulsel

Konsistensi Pembangunan Daerah Capai 99,6%, Andi Sudirman Dinilai sebagai Gubernur Andalan

Advertorial

Firmansyah Perkesi Hadiri Rapat Pleno Penetapan Kursi dan Anggota DPRD Wajo Terpilih

Sulsel

Kepala Bapenda Makassar Silaturahmi di Longwis Yokohama Kelurahan Jongaya

Advertorial

Buka Forum Konsultasi Publik RKPD dan Musrembang 2026, Ini Harapan Pj Bupati Wajo 

Sulsel

Bupati Barru Suardi Saleh Terima Penghargaan BAZNAS Award 2023

Sulsel

Aksi Peduli Lingkungan, Pegawai PDAM Makassar Bersihkan Sampah Sekitar Intake Panaikang

Sulsel

Bakal Hadiri Puncak Peringatan HJW ke-624, Berikut Agenda Gubernur Sulsel di Kabupaten Wajo