LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief menyebut kinerja perusahaan sepanjang 2025 menunjukkan perkembangan positif setelah ia melakukan pembenahan internal sejak menjabat.
Ali Gauli menjelaskan, ketika mulai memimpin pada akhir April 2025, perusahaan menghadapi dua persoalan besar, jumlah karyawan yang terlalu banyak dan kondisi keuangan yang merugi selama dua tahun terakhir hingga triwulan pertama 2025.
“Secara overall hari ini kita sudah on the track. Capaian kami di tahun 2025 ini cukup bagus. Kami masuk dalam kondisi ada dua isu besar, karyawan kami sangat besar dan kondisi perusahaan yang rugi di dua tahun terakhir dan di triwulan pertama,” ujar Ali Gauli kepada wartawan di Makassar, Selasa (23/12/2025).
Efektivitas Kerja Dimulai Mei 2025
Ulli, sapaan akrab Ali Gauli, mulai bekerja efektif sejak Mei 2025. Sejak itu, ia melakukan berbagai pembenahan hingga perusahaan berhasil memperbaiki kinerja keuangan.
“Kami masuk mulai di akhir April tanggal 20, jadi efektif Mei 2025 sampai hari ini. Alhamdulillah, kondisi sharing dividen yang kami berikan ke pemerintah kota untuk tahun depan angkanya sudah cukup bagus,” tambahnya.
Meritokrasi dan Penataan SDM Jadi Prioritas
Ulli menekankan bahwa fokus utama pembenahan adalah penataan sumber daya manusia. Ia menerapkan sistem meritokrasi agar kinerja perusahaan berjalan lebih efektif dan profesional.
“Fokus utama kami kemarin masuk ada dua persoalan mengenai karyawan. Kami sudah lakukan pembenahan internal dari sisi bagaimana meritokrasi itu bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Asesmen Karyawan dan Digitalisasi Pelaporan
Perusahaan mengurangi jumlah karyawan melalui mekanisme asesmen sejak awal kepemimpinan Ulli. Selain itu, ia mendorong digitalisasi sistem pelaporan untuk memudahkan pengawasan dan pembaruan data secara real-time setiap bulan.
Pengurangan karyawan kita lakukan lewat pola asesmen. Hal-hal yang lain, kami mencoba mendigitalisasikan semua pelaporan yang ada di Perumda Pasar sehingga kami lebih mudah mengontrol dan mengupdate secara real-time hasil kegiatan setiap bulan,” tuturnya.
Rencana Bisnis Lebih Fleksibel Tahun Depan
Menatap 2026, Perumda Pasar Makassar Raya menargetkan penerapan rencana bisnis yang lebih fleksibel, seiring stabilnya kondisi operasional perusahaan.
“Target tahun depan kita mencoba melangkah ke plan bisnis yang lebih fleksibel karena kondisi hari ini secara operasional kita mungkin sudah cukup baik,” ujarnya.
BUMD Didorong Memberikan Kontribusi Ekonomi Lebih Besar
Ulli menegaskan tantangan utama adalah memastikan Perumda Pasar memberikan kontribusi ekonomi lebih besar bagi Pemerintah Kota Makassar.
“Peran BUMD hari ini dituntut bagaimana secara ekonomis bisa memberikan dividen yang lebih besar ke pemerintah kota dengan pola bisnis baru ke depan,” katanya.
Harapan Kolaborasi untuk Maksimalkan Potensi Pasar
Ia berharap pengelolaan pasar-pasar besar di Makassar dilakukan melalui kolaborasi yang lebih kuat agar potensi ekonomi bisa lebih maksimal.
“Mudah-mudahan ada beberapa pasar-pasar besar kita bisa bekerja sama dengan baik atau di bawah pengelolaan Perumda Pasar sehingga penetrasi kita bisa lebih kuat dari sisi ekonomi,” ujarnya.(Sir)
Editor: Hamzah












