Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 14 April 2025 - 14:27 WIB

Warga Adukan Koperasi Rentenir, Amran Ab Dai: Jangan Biarkan Lintah Darat Berkedok Koperasi

Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran Ab Dai, menggelar reses masa persidangan II pada 14 April 2025 di Desa Pakkana

Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran Ab Dai, menggelar reses masa persidangan II pada 14 April 2025 di Desa Pakkana

LINTASCELEBES.CO WAJO — Warga Desa Pakkana mengadukan keberadaan koperasi simpan pinjam yang mencekik mereka dengan bunga tinggi hingga 20 persen saat menghadiri reses anggota DPRD masa persidangan II tahun 2025. Aduan tersebut disampaikan langsung kepada Anggota DPRD, Amran Ab Dai, yang melaksanakan reses di desa tersebut.

“Kami ingin mengadu kepada Pak Dewan karena di masyarakat itu butuh modal usaha, tapi yang datang menawarkan justru koperasi dengan bunga sangat tinggi, sampai 20 persen. Ini sangat memberatkan,” kata Narti, salah satu warga yang hadir dalam reses, Senin (14/4/2025).

Menanggapi keluhan itu, Amran menyampaikan keprihatinannya dan menyoroti maraknya praktik rentenir berkedok koperasi yang legal secara hukum namun memberatkan masyarakat kecil.

“Saya sangat prihatin. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, masyarakat justru makin dipersulit oleh lintah darat berbadan hukum. Pemerintah harus hadir memberikan solusi permodalan yang sehat, bisa melalui Dinas Koperasi atau BUMDes,” ujar Amran.

Ia menegaskan akan menindaklanjuti aduan masyarakat ini melalui koordinasi dengan Disprindagkop dan Komisi II DPRD yang membidangi sektor koperasi dan UMKM.

“Saya akan kawal hal ini agar Disprindagkop aktif melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap koperasi-koperasi yang merugikan masyarakat,” tambahnya.

Amran juga menekankan pentingnya dukungan serius terhadap UMKM, mengingat sektor tersebut berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

“UMKM harus menjadi perhatian utama pemerintah. Setelah pertanian, sektor perdagangan — yang banyak digerakkan oleh UMKM — menjadi penyumbang terbesar kedua terhadap PDRB kita. Sudah saatnya ada formulasi kebijakan yang komprehensif untuk pemberdayaan UMKM,” tegasnya.

Diketahui, reses tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Disdukcapil, Kabid Disprindagkop, Kepala Desa Pakkana, serta warga dari sejumlah desa di sekitarnya, seperti Assorajang, Mario, Ujungbaru, Wewangrewu, Nepo, dan Tancung.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkab Sinjai Ikuti Penilaian Interview Evaluasi SPBE

Sulsel

Dua Perseroda Baru: Sektor Pangan dan Infrastruktur Segera Terbentuk di Makassar

Sulsel

Pemkab dan KPPN Sinjai Akan Jadikan Koperasi sebagai Penyalur Kredit UMi

Sulsel

MNEK Sukses, Lantamal VI Nyatakan Kesiapan Dukungan dan Kolaborasi di Event F8 Makassar

Sulsel

Pemkab Sidrap Siapkan 1.500 Hektar Lahan untuk Budidaya Pisang

Sulsel

Pasutri Meninggal di Hari yang Sama, Camat Ujung Tanah Melayat di Rumah Duka

Sulsel

Camat Bontoala Makassar Gelar Sabtu Bersih di Kelurahan Parang Layang

Sulsel

Dinas Kominfo Makassar Beri Pelatihan Komunikasi dan Informasi kepada Anggota KIM Manggala