Home / Sulsel

Sabtu, 26 April 2025 - 07:34 WIB

Munafri Sebut Rumah Ibadah Jadi Wadah Pembentukan Karakter Anak

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Kompleks Nusa Indah Hertasning, Jumat (25/4/2025)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Kompleks Nusa Indah Hertasning, Jumat (25/4/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta pengembang perumahan agar menyediakan lahan untuk pembangunan rumah ibadah.

“Kita bersyukur dengan apa yang dilakukan oleh bapak Ilyas Manggabarani. Artinya kita tetap bisa hidup rukun dalam keberagaman,” kata Munafri saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Kompleks Nusa Indah Hertasning, Jumat (25/4/2025).

“Kalau kita lihat hari ini perumahan dibangun, perumahannya besar sekali tapi biar musallah-nya tidak ada. Jadi kamiĀ berharap kepada teman-teman bisa memikirkan akses ke tempat ibadah,” tambahnya.

Turut hadir Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Wali Kota Makassar periode 2004-2014 Ilham Arief Sirajuddin, mantan Kapolda Sulsel Irjen (Purn) Burhanuddin, dan tokoh masyarakat sekitar.

Pria yang akrab disapa Appi itu mendoakan pembangunan Masjid Al-Ikhlas cepat selesai agar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

“Tidak hanya bisa dipakai satu golongan saja, satu aliran saja, semua bisa pakai. Dan atas nama pemerintah kota, Insyaallah tahun ini kita akan memberi hibah,” tambah Appi.

Menurut Appi, masjid bukan hanya menjadi sarana ibadah tetapi yang paling penting adalah bagaimana masjid menjadi wadah pendidikan karakter anak.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari para tokoh agama dan orang tua dalam membina anak sejak dini, agar tidak terpengaruh perilaku menyimpang seperti Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang dinilainya dapat merusak moral generasi muda.

“Coba kita lihat hari ini terjadi bagaimana LGBT tampak di depan mata sehingga mengganggu moral. Sehingga saya berharap tanah yang diwakafkan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, digunakan sebagai fasilitas menjaga akhlak anak kita, dan keimanan anak kita,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarasesama. Apalagi, setiap warga negara dijamin kebebasannya dalam memeluk agama sesuai keyakinan masing-masing.

Hak beragama merupakan hak yang melekat secara kodrati dan tidak dapat dikurangi dalam kondisi apa pun.

Sehingga perlu dipikirkan secara bersama-sama untuk memastikan semua orang dapat dengan mudah mengakses rumah ibadah

“Kita berharap langkah ini akan semakin memperkuat kerukunan antar umat beragama,” harapnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkab Wajo Kembali Raih Penghargaan Proklim dari KLHK

Advertorial

Jadi Inperktur Upacara Pada Peringatan Hari Otda XXVII Tingkat Kabupaten Wajo, Wabup Himbau OPD Lakukan Inovasi

Sulsel

Sukses Kibarkan dan Turunkan Bendera, Bupati Husniah Apresiasi Keberhasilan Anggota Paskibraka

Sulsel

Ketua DPRD Wajo Ungkap Sejarah Heroik La Maddukkelleng dan Rakyatnya Mengusir Belanda di Puncak Peringatan HJW ke-625

Sulsel

Munafri Sebut Masa Depan Perusda, Dimulai dari Ketahanan Pangan

Sulsel

Danny Pomanto Dianugrahi Penghargaan Government Officer for Economic Growth on Inclusivity and Creativity

Advertorial

Aspirasi Masyarakat Diserahkan, DPRD Wajo Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses

Sulsel

Pimpin Apel Pagi TMMD ke-124 di Hari ke-13, Letda Inf Kamistan Tekankan Pentingnya Disiplin, Semangat Kebersamaan dan Ketelitian dalam Pekerjaan