Home / Advertorial / Sulsel

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 17:25 WIB

KIM Ujung Baru Kabupaten Wajo Wakili Provinsi Sulsel Pada Ajang Festival KIM 2024

LINTASCELEBES.COM WAJO — Festival Komunitas Informasi Masyarakat 2024 kembali digelar sebagai ajang penghargaan bagi KIM yang berprestasi untuk mengikuti pameran.

Provinsi Sulawesi Selatan menurunkan 2 (dua) Komunitas Informasi Masyarakat yang berkompetisi di ajang Festival KIM 2024 yaitu KIM Ujung Baru, Desa Ujung Baru Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo dan KIM Luwu Timur dimana.

Keduanya siap untuk adu inovasi pada salah satu kategori yaitu UMKM yang dilombakan dalam Festival tahun ini.

Asisten Administrasi Umum Setda Wajo Muhammad Ilyas yang hadir mewakili Pj
Bupati Wajo sangat mendukung keikutsertaan KIM Ujung Baru Kecamatan Tanasitolo dan berharap dapat menampilkan inovasi dan kreativitas terbaik mereka dalam kategori UMKM.

“Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi sebagai kesempatan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan KIM dari berbagai daerah, apalagi Kabupaten Wajo dan Kabupaten Luwu Timur yang menjadi perwakilan KIM Provinsi Sulsel” ujar Muhammad Ilyas.

Kepala Diskominfotik Kab.Wajo Dwi Apryanto menambahkan bahwa Diskominfo Kabupaten Wajo telah mempersiapkan berbagai dukungan untuk memastikan bahwa KIM Ujung Baru dapat tampil maksimal di festival tersebut.

Dwi mengharapkan dengan partisipasi ini, dapat semakin mendorong pengembangan UMKM di Bumi Lamaddukkelleng serta memperkuat jaringan dan kolaborasi antara Komunitas Informasi Masyarakat di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya, R Wijaya di Anjungan Kota Makassar, Jumat (09/08/2024).

Dalam sambutannya, R Wijaya Kusumawardhana mengungkapkan KIM memegang peran yang sangat penting.
Salah satu nilai penting dari KIM adalah berdiskusi dalam kesetaraan namanya komunitas.

“KIM harus bisa menyampaikan kepada masyarakat informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas,” tuturnya.

Selain itu kata dia, KIM juga berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, menjadi model partisipasi publik dalam keterbukaan informasi publik di tingkat wilayah perkotaan dan pedesaan.

“KIM mempunyai peran penting dalam memastikan aspirasi masyarakat didengar oleh Pemerintah, dan memastikan masyarakat memperoleh informasi terkait Kebijakan dan Program Prioritas, termasuk mempromosikan potensi-potensi kearifan lokal di wilayahnya guna menggerakkan perekonomian setempat,” pungkasnya.(Sab)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Diskominfo Makassar Gelar Kerja Bakti di Area Sekitar Kantor

Sulsel

Terima Kunjungan Kalapas Narkotika Sungguminasa, Adnan Bahas Kolaborasi Program Peningkatan Skill WBP

Sulsel

250 Siswi SMP Makassar Tampilkan Tari Pa’rimpungang Ri Mangkasara di Pembukaan F8 2023

Advertorial

Salurkan Dana Hibah ke Masjid Al Amin, Sekwan: Dukung Program Keagamaan dan Pemberdayaan Masyarakat

Advertorial

Hadiah Utama 5 Paket Umrah, Peserta Gerakan Sulsel Anti Mager di Kabupaten Wajo Capai 50 Ribu Orang

Sulsel

Danny Pomanto Minta PLN Punya Tanggung Jawab Sosial di Tengah Pemadaman dan Bahaya Kebakaran

Sulsel

100 Peserta Hadiri Pelatihan Tematik dan Panel Ahli yang Digelar UCLG ASPAC di Makassar

Sulsel

Makassar Melejit di IKT 2026, Tembus 10 Besar Nasional, Appi: Ini Bukti Kerja Bersama