Home / Sulsel

Kamis, 15 Februari 2024 - 17:49 WIB

Meski Ada Kenaikan Harga, BPS Sulsel Pastikan Inflasi Masih Terkendali

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, Aryanto, memastikan inflasi dan harga bahan pokok di pasaran terkendali dengan baik. Meskipun ada kenaikan seperti gula, beras dan telur.

“Hari ini kan Pak Gubernur memantau harga-harga untuk pengendalian inflasi. Harga terkendalilah,” kata Aryanto kepada awak media di Pasar Terong, Kamis, 15 Februari 2024.

Menurut Aryanto, untuk bulan Januari, harga tomat naik cukup besar. Tapi untuk bulan Februari ini kelihatan tomat tidak menjadi pengaruh. “Justru sekarang ada kenaikan harga ini di telur, beras, gula itu ada naik sedikit. Tapi mudah-mudahan naiknya tidak terlalu besar, ya naiknya cuman sedikit sekali ya,” bebernya.

Ia menjelaskan, pengendalian inflasi ini semua melibatkan seluruh stakeholder, baik itu pedagang, masyarakat, distributor, dan perangkat lainnya.

“Karena inflasi itu sangat dipengaruhi oleh tiga hal. Produksi, distribusi dan pola konsumsi. Kalau pola konsumsi dijaga dengan baik, InsyaAllah harganya terkendali,” jelasnya.

Sementara itu, Penjual Telur dan Beras di Pasar Terong, Wali Nono, menjelaskan, untuk harga telur yang eceran di harga Rp45.000, tapi hari ini Rp48.000.

“Kalau beras ada yang kemarin itu dari harga Rp11. 000 naik menjadi Rp13.000 per liternya. Ini harga beras yang medium, kalau yang premium seperti ini Rp13.000 per liter,” katanya.

Untuk itu ia berharap harga-harga turun lagi agar tidak memberatkan masyarakat terutama bagi pedagang eceran di Pasar Terong. “Kita punya harapan itu terutama dari masyarakat, iya maunya turun supaya bisa dijangkau oleh masyarakat begitu,” katanya.

Di sela-sela peninjauan Pasar Terong, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, berdiskusi dengan Wali Nono mengenai naik turun harga beras dan telur di pasaran.

Ia menyampaikan kepada para pedagang beras agar melakukan koordinasi dengan pihak perum Bulog untuk meminta beras disediakan stoknya setiap saat untuk kebutuhan masyarakat.

“Kalau habis langsung diminta lagi. Kalau dua hari habis, dua hari langsung diberikan lagi. Ini tidak perminggu lagi, tapi ini bisa setiap hari. Kalau Bulog tidak berikan lapor ke saya. Satu hari habis langsung di kasi. Kalau ada hambatan masuk langsung sampaikan ke orang Bulog,” kata Bahtiar saat berdiskusi dengan Wali Nono, pedagang beras di Pasar Terong.

Dalam peninjauan ini, Pj Gubernur Sulsel didampingi Wali Kota Makassar, Kepala BI Wilayah Sulsel, Kepala BPS Sulsel, Kepala Perum Bulog Makassar, dan seluruh stakeholder terkait. (r)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bamus DPRD Kota Makassar Gelar Rapat Bahas Rencana Kegiatan Kedewanan

Sulsel

Kadis Kominfo Makassar Launching Inovasi ANRONG

Sulsel

HUT ke-418 Makassar Momentum Hadirkan Pemerintah di Tengah Masyarakat

Sulsel

Dishub Makassar Turunkan Personelnya Urai Kemacetan di Jalan Mallengkeri

Sulsel

Pokja Sentra Gakkumdu Terbentuk, Bawaslu Wajo Langsung Tancap Gas

Sulsel

Pemkot Makassar Selamatkan Aset Negara di Kawasan Perumahan Pemda Manggala, Nilai Capai Rp90 Miliar

Sulsel

Gubernur Andi Sudirman Bersama 20 Ribu Warga Wajo Jalan Sehat Anti Mager

Sulsel

TNI–Komcad–Masyarakat Bersinergi, Patroli Cipta Kondisi Perkuat Keamanan Wajo