Home / Advertorial / Sulsel

Kamis, 8 Februari 2024 - 18:04 WIB

Anggota DPRD Makassar Kasrudi Gelar Sosialisasi Perda Retribusi Jasa Usaha

Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi, menggelar Sosperda  Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha di Hotel Grand Imawan, Jl Pengayoman, Kamis (08/02/2024)

Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi, menggelar Sosperda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha di Hotel Grand Imawan, Jl Pengayoman, Kamis (08/02/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Kasrudi, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Imawan, Jl Pengayoman, pada Kamis (08/02/2024).

Dalam sosialisasi tersebut, Kasrudi menghadirkan dua narasumber, yaitu Jumadi SM dan Suljalali Al Imran.

Legislator dari Gerindra DPRD Makassar ini menjelaskan bahwa Perda Retribusi Jasa Usaha memiliki pentingnya bagi masyarakat karena mengatur beberapa item yang dipungut oleh Pemerintah Kota.

“Di dalam Perda ini, diatur mengenai 11 retribusi jasa usaha. Salah satunya adalah retribusi tempat khusus parkir,” ujar Kasrudi.

Sosialisasi ini merupakan agenda wajib bagi seorang legislator, sebagaimana yang termasuk dalam tupoksinya sebagai fungsi legislasi.

“Ada tiga fungsi anggota DPRD Makassar. Salah satunya adalah legislasi. Sosialisasi ini termasuk dalam fungsi legislasi karena Perda Retribusi Jasa Usaha ini kita yang membuatnya,” tambahnya.

Kasrudi menekankan pentingnya menyampaikan informasi tentang Perda ini karena revisi Perda ini dilakukan ketika dia sudah menjabat sebagai anggota DPRD.
Jumadi juga menambahkan bahwa Perda baru ini hadir sebagai respons terhadap perubahan pasal di Perda sebelumnya terkait item pungutan retribusi.

“Ia mencontohkan seperti pungutan retribusi rumah susun. Rumah susun yang dikelola pemerintah kemudian dikenakan retribusi saat disewakan, dan itu tidak diatur dalam Perda sebelumnya. Namun, penarikannya harus didasari oleh dasar hukum yang kuat,” tambah Jumadi.(Adv)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Melinda Aksa Paparkan Strategi Pembangunan Keluarga di Hadapan TP PKK Se-Indonesia

Advertorial

Terkait Ranperda Pajak Daerah, DPRD Wajo Gelar Diskusi Publik

Sulsel

Dorong Peningkatan PAD, Pemprov Sulsel Genjot Perda PDRD

Advertorial

Peduli Nelayan, Komisi II DPRD Wajo Minta Usulkan Tambahan Benih Ikan ke DKP Sulsel

Sulsel

Pemkot Makassar Angkat Tema Khusus “Bunga Rampai” di Peringatan Upacara HUT RI ke- 78

Sulsel

Terbaik dalam Penyusunan Roadmap Digitalisasi Daerah, Bupati Sinjai Terima Penghargaan dari Bank Indonesia

Sulsel

Kembangkan Infrastruktur Fasilitas Publik, Gatra Beri Penghargaan Pemkot Makassar

Sulsel

Kadinkes Sebut Pelayanan Kesehatan di Kecamatan Manggala Tertangani dengan Baik