Home / Sulsel

Minggu, 12 November 2023 - 16:12 WIB

Pemkab Sidrap Siapkan 1.500 Hektar Lahan untuk Budidaya Pisang

Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, Penjabat Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad, dan Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf, melakukan penanaman pisang di Kampung Datae, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sabtu, 11 November 2023

Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, Penjabat Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad, dan Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf, melakukan penanaman pisang di Kampung Datae, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sabtu, 11 November 2023

LINTASCELEBES.COM SIDRAP — Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, Penjabat Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad, dan Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf, melakukan penanaman pisang di Kampung Datae, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sabtu, 11 November 2023. Pemerintah Daerah Sidrap sendiri sejauh ini telah menyiapkan 1.500 hektar untuk budidaya pisang.

“Kita sore ini ada di Kampung Datae, Kelurahan Lawawoi, Kabupaten Sidrap. Ini salah satu tempat penanaman pisang yang memanfaatkan lahan kering. Kita lihat sepanjang jalan lahan yang luas tidak dimanfaatkan,” kata Bahtiar.

Selain pisang, di lahan ini juga akan ditanam yang lainnya sesuai dengan kontur lahan. “Laporan Pemda ada ribuan hektar bisa dipakai. Ternyata budidaya pisang di Sidrap sudah berlangsung lama bahkan sudah ada produksinya,” ujarnya.

Hal ini akan menguatkan posisi Sidrap sebagai daerah ketahanan pangan. Seperti sebagai penghasil telur, beras dan jagung.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi mengucapkan terima kasih atas dukungan, dan antusiasmenya untuk pengembangan budidaya pisang,” kata Bahtiar.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif mengatakan, pisang adalah buah kultural masyarakat Sidrap.

“Pisang itu asal ditanam pasti menghasilkan. Itu kulturnya. Jadi di Sidrap budaya kita dari pagi sanggara loka, siang sanggara Peppe, sore Pallu butung. Malam sanggara Balanda, malamnya lagi pisang ijo dan barongko,” tuturnya.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan setidaknya untuk program budidaya pisang di Pinrang tersedia 3.500 hektar. “Jumlah ini akan menjadi pusat tumbuh ekonomi baru dari pisang,” sebutnya.

Wakil Bupati Sidrap, Mahmud Yusuf, menyampaikan apresiasinya karena Pemprov Sulsel telah memberikan peluang kepada Sidrap untuk menjadi lokasi penanaman program budidaya pisang.

“Untuk program ini kami siapkan 1.500 hektar,” ungkapnya.

Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), La Tellese, sangat merespon program budidaya pisang ini. “Sebetulnya dari kami sangat merespon. Ini kaitannya dengan peningkatan pendapatan kita,” pungkasnya. (*Sir)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Komisi III DPRD Wajo Tegas Kawal Aspirasi: Kanal Radi A. Gani Harus Masuk Prioritas 2025

Sulsel

Danny Pomanto Dorong Penandatanganan NPHD Secepatnya: Kita Tunggu Asistensi dan Konsultasi

Sulsel

Anggota DPRD Makassar Azis Namu Terima Aspirasi Warga Borong Raya

Sulsel

Libatkan Delegasi Pemuda dari 50 Kota dan Singapura Youth City Changers Rakernas APEKSI XVI, Bima Arya: Saya Bangga!

Sulsel

Bersama Pengurus TP PKK, Melinda Aksa Bersihkan Sampah di Kawasan Pantai Losari

Sulsel

Dinas Kesehatan Makassar Sidak KTR Dinas Gabungan Dinas

Sulsel

Appi Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas Gantikan SYL

Sulsel

Dinihari, Bupati Wajo Pimpin Pelepasan Jenazah Korban Kebakaran di Samarinda