Home / Sulsel

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 08:18 WIB

Pj Gubernur Sulsel Tanam Pisang di Lahan 20 Hektare di Sinjai

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan penanaman pisang bersama Pj Bupati Sinjai, Bupati Bulukumba, dan seluruh Forkopimda, di Kelurahan Mannanti, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, Jumat (27/10/2023)

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan penanaman pisang bersama Pj Bupati Sinjai, Bupati Bulukumba, dan seluruh Forkopimda, di Kelurahan Mannanti, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, Jumat (27/10/2023)

LINTASCELEBES.COM SINJAI — Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan penanaman pisang bersama Pj Bupati Sinjai, Bupati Bulukumba, dan seluruh Forkopimda, di Kelurahan Mannanti, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, Jumat, 27 Oktober 2023. Penanaman pisang dilakukan di atas lahan seluas 20 hektare milik Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, di Sinjai.

Bahtiar mengaku sangat takjub saat memasuki lahan yang sudah disiapkan sejak beberapa bulan lalu oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akan menjadi pusat buah nantinya. Khusus untuk budidaya pisang, disediakan seluas 20 hektare.

“Saya kaget melihat potensi alam di sini. Tuhan memberikan alam yang sangat luar biasa seperti ini,” ungkap Bahtiar dalam sambutannya, di Kelurahan Mannanti.

“Terima kasih Pak Bupati Bulukumba, sudah siapkan 20 hektar untuk tanaman pisang. Saya minta Bapak Bupati Bulukumba yang punya lahan di Sinjai ini untuk jadi contoh yang baik bagi masyarakat di sini,” lanjutnya.

Menurut dia, budidaya apapun itu agar bisa berdampak secara ekonomi, harus dilakukan secara massal. Targetnya bukan hanya pasar lokal, tapi pasar luar negeri.

“Sekarang itu kalau menanam di sebuah kawasan tidak bisa tanam dalam jumlah sedikit, harus dalam jumlah besar. Dan harus ditargetkan untuk pasar luar Sulawesi dan luar negeri,” ujar Bahtiar.

Untuk menunjang program budidaya pisang tersebut, Pemprov Sulsel bersama seluruh stakeholder termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan, sudah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai Rp17 triliun per tahunnya.

Untuk skema KUR tersebut, disalurkan melalui BNI, BRI, BSI, Mandiri dan Bank Sulselbar, dengan bunga 6 persen pertahun. Menurut Bahtiar, skema KUR tersebut sangat cocok sekali dengan budidaya pisang. Pasalnya, budidaya pisang hanya membutuhkan 5-7 bulan untuk panen.

“Kalau yang mau budidaya pisang kami sudah siapkan KUR di Bank. Jadi skema kredit satu tahun bisa menghasilkan, karena pisang hanya 5-7 bulan bisa berbuah. Jadi kami siapkan di Bank Sulselbar, BRI, BNI, BSI dan Mandiri,” ungkapnya.

Untuk itu, ia menyampaikan, agar pemerintah masing-masing daerah mendata masyarakat petani yang ingin budidaya pisang, karena saat ini sudah tersedia dana KUR.

“Mohon izin data yang mau ambil KUR, tolong di data masing-masing daerah,” imbuhnya.

Ia menambahkan, mulai dari buah sampai dengan batang pisang, semua bermanfaat. Batang pisang bisa untuk makanan ternak sapi atau sejenisnya.

“Mulai dari buahnya, daun dan batang pisang semua bisa dimanfaatkan. Batang itu bisa untuk makanan sapi, jadi tidak susah lagi mencari makanan untuk sapi. Tanah yang luas ini jangan dibiarkan menjadi lahan kosong yang tidak berpenghasilan,” tutupnya. (*Sir)

Editor: Suditman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Di Pangkep, Gubernur Andalan Resmikan Bengkel Andalan 3 Sekolah SMK di Sulsel

Sulsel

ASN dan Masyarakat Gowa Doakan Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Sulsel

Tim Kesehatan PKM Maccini Sombala Gelar PIN Polio di TK Bosowa

Sulsel

Camat Mariso Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Sambut F8 2024 Makassar

Sulsel

Danny Pomanto Tata Ulang Manajemen Persampahan Kota Makassar

Sulsel

Perumda Pasar Makassar Sosialisasikan Digitalisasi Pembayaran Non Tunai di Pasar Tradisional

Sulsel

Sumpah Jabatan Anggota DPRD Makassar, Danny Pomanto Tekankan Kepentingan Publik dan Sukseskan Pilkada Serentak

Sulsel

Wali Kota Munafri Ajak Pemuda Gereja Toraja Membangun Makassar