Home / Sulsel

Jumat, 11 Agustus 2023 - 15:46 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Wajo Studi Komparasi di Badung Bali

LINTASCELEBES.COM WAJO — Komisi I DPRD Kabupaten Wajo melakukan studi komparasi di Kabupaten Badung Provinsi Bali, Kamis (10/08/2023).

Rombongan Komisi I DPRD Wajo yang dipimpin langsung Ketua Komisi H. Ambo Mappasessu mengunjungi Dua Dinas di Kabupaten Badung.

Dinas Pertama yang dikunjungi adalah Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Badung terkait dengan pembinaan fasilitasi pengelolaan keuangan dan aset desa.

Rombongan Komisi I DPRD Wajo ini diterima oleh Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD Anak Agung Bagus Mahaputra,SH

Ketua Komis I DPRD Wajo H. Ambo Mappasessu bersama rombongan mendapat kesimpulan dan mejadi referensi bahwa pada Pemkab Badung, dalam pengelolaan keuangan desa didasari oleh Permendagri 29 tg 2018 tentang pengelolaan keuangan desa, yang kemudian dijabarkan dalam Perbup Badung.

Selain itu, semua desa di Kab. Badung menerapkan sistem informasi secara digital. Sistem ini bertujuan membuat Pemerintah Desa mengelola Informasi dan data secara transparansi dan mempercepat akses informasi bagi masyarakat.

Bahkan melalui Dinas PMD, Pemkab Badung kerjasama (MoU) dengan Kejaksaan dalam pengawasan dan pembinaan pengelolaan keuangan dan aset desa

Usai kunjungan di Dinas PMD, Rombongan Komisi I DPRD Wajo yang dipimpin langsung Ketua Komisi Ambo Mappasessu melanjutkan studi komparasi dan koordinasi ke Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung Bali. Kunjungannya dalam rangka peningkatan kompetensi dan profesionalisme aparatur pemadam kabakaran dan penyelamatan di Bumi Lamaddukkelleng.

Rombongan diterima Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung beserta jajarannya.

Ada sejumlah kesimpulan yang menjadi referensi dalam kunjungan Komisi I DPRD Wajo. Diantaranya, sejak terbentuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Badung menjadi prioritas dan tidak gabung dengan urusan lain. Karena menurut mereka memang keberadaan Damkar dan penyelamatan bagi masyarakat sangat penting disediakan pemda untuk melayani masyarakat.

Kemudian, bentuk pentingnya damkar dan penyelamatan di Badung, misal pada kegiatan G20 di Bali beberepa waktu lalu, tiap ada event nasional, Damkar & penyelamatn selalu berada pada Ring I,” ujarnya.

Bahkan, SDM petugas/tim rescue di Badung harus memiliki sertifikasi, yangg mana mereka direkomendasikan dari Dinas Damkar & Penyelamatn Badung. Mereka dilatih khusus di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kebakaran.

Bukan itu saja, untuk peningkatan kapasitas (tim rescue) pelatihannya dari unsur militer (TNI). Diklat atau pelatihan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan jiwa korsa (nasionalisme/ bela negara).

Sekadar diketahui bahwa, Selain Ketua Komisi I DPRD Wajo H. Ambo Mappasessu, hadir juga, Wakil Ketua Komisi H. Zainuddin Ambo Saro, Sekretaris Komisi Hairuddin, Anggota Komisi Juniwan Akbar Jasman, Hj. Andi Suleha Selle, Andi malleleang, Syamsu Alam dan Mustari.(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Hadiri Tasyakuran Pernikahan Putra Presiden Jokowi

Sulsel

Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Makassar Gelar Halal Bi Halal

Sulsel

Untuk Pertama Kali, Wali Kota Makassar Donor Darah di Bulan Ramadan

Sulsel

DPD Bara JP Sulsel: Selamat Atas Terpilihnya Willem Frans Ansanay Sebagai Ketum

Sulsel

Serahkan SK Pengangkatan ke PPPK Tenaga Guru, Amran Mahmud Minta Terus Tingkatkan Kompetensi

Halo Polisi

Mutasi Polri, Kapolda Sulsel dan Sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel dan Kapolres Berganti

Advertorial

Komisi II DPRD Wajo Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Kenaikan Retribusi Pasar

Advertorial

Bupati Wajo Keliling ke Lokasi Pengembangan Sutera, Tinjau Mesin Tekstil hingga Budi Daya Murbei