Home / Sulsel

Selasa, 30 Mei 2023 - 13:52 WIB

Wawali Makassar Minta OPD Fokus Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Ruang Sipakalebbi, Balaikota Makassar, Selasa (30/05/2023)

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Ruang Sipakalebbi, Balaikota Makassar, Selasa (30/05/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi membuka secara resmi rapat kordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kota Makassar.

Pembukaan rakor ini sekaligus menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Makassar dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kota Makassar.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sipakalebbi, Balaikota Makassar, Selasa, (30/05/2023) dihadiri oleh OPD terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Koperasi, Dinas Kesehatan, Dinas Tata Ruang dan Bangunan serta camat dan lurah.

Fatmawati dalam sambutannya mengatakan kemiskinan di Kota Makassar menjadi salah satu masalah yang harus segera diselesaikan.

Karenanya, Fatmawati meminta semua OPD terkait agar duduk bersama mencari jalan dan solusi untuk bertindak menghapus kemiskinan yang ada di Kota Makassar.
Langkah awal yang ditawarkan Fatmawati Rusdi yakni pengupdaten ulang data masyarakat kurang mampu. Seperti masyarakat penerima PKH, KIS dan bantuan lainnya.

“Data itu harus real dan terus diupdate, verifikasi ulang. Saya tidak mau data-data tersebut ada intervensi dari lurah atau camat dan RT/RW. Tapi memang masyarakat yang benar-benar butuh,” ucapnya.

Data ini juga, Kata Fatmawati bisa dijadikan acuan untuk stakeholder lainnya ketika mau memberi bantuan sosial dari pemerintah kemudian mendapatkan intervensi agar mereka bisa naik kelas dari status miskin ekstrem menjadi lebih sejahtera.

Fatmawati Rusdi mengungkapkan Pemkot Makassar memang konsen untuk mengentaskan kemiskinan lewat program-programnya. Seperti, Massikola atau Makassar Siap Sekolah yang mengharuskan semua anak harus sekolah.

Lalu, ada juga program melalui DP3A Makassar yakni pendataan anak lorong yang berprestasi namun kurang mampu.

“Kita juga terus menggaungkan ini Lorong Wisata agar membuat masyarakat di dalam Lorong bisa lebih mandiri dan membangkitkan ekonomi masyarakat dalam Lorong. Itu semua program kami yang sudah berjalan,” sebutnya.

Fatmawati pun berharap lewat rakor ini bisa menghasilkan banyak ide dan solusi yang bisa dilakukan secepat mungkin agar langkah untuk menghapus kemiskinan di Kota Makassar bisa terealisasi dengan cepat.

“Kita butuh kerjasama dengan semua pihak. Kordinasi dan sinergitas serta tujuan yang sama harus tetap dikedepankan,” pungkasnya. (*Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jadi Tuan Rumah Harganas 2025, Makassar Komitmen Bangun Keluarga Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel

Pokja I TP PKK Kota Makassar Gandeng Dinkes dan DP3A Makassar Sosialisasikan Bahaya Perkawinan Anak

Sulsel

Saluran Sekunder Perbatasan Wajo dan Bontoala, Kini Tidak Lagi Rantasa

Sulsel

Danny Pomanto Revitalisasi Kontainer, Lebih Mudah Akses 40 Layanan Publik Lewat Konter

Sulsel

Bupati Bone Beri Penghargaan atas Inovasi Smart Hydro Loop, Mahasiswa Unhas Wujudkan Pertanian Cerdas di Desa Kajaolaliddong

Sulsel

Sabtu Besok, KAHMI Sulsel Gelar FGD, Bahas Banjir dan Tanah Longsor di Sulsel

Sulsel

Semarak HUT 21 RSUD Daya, Fatmawati Rusdi Lepas Peserta Jalan Santai

Sulsel

Dinkes Kota Makassar Gelar Pertemuan Evaluasi Upaya Eliminasi Campak Rubella