Home / Sulsel

Kamis, 13 April 2023 - 19:29 WIB

Sekjend Kemendagri Puji Inovasi CCTV Pemkot Makassar, Wujud Danny Pomanto Antar Makassar Jadi Kota Pintar

Wali Kota Makassar,  Danny Pomanto bersama seluruh peserta Hari Peringatan Peringatan OTDA ke-27 mengikuti sambutan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro secara via zoom, Kamis (13/04/2023)

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bersama seluruh peserta Hari Peringatan Peringatan OTDA ke-27 mengikuti sambutan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro secara via zoom, Kamis (13/04/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro memuji inovasi CCTV Pemerintah Kota Makassar.

Hal itu disampaikan langsung via Zoom dalam sambutannya di hadapan seluruh peserta Hari Peringatan OTDA ke-27, Kamis (13/04/2023).

Suhajar mengatakan salah satu alasan kenapa Kota Makassar dinobatkan menjadi kota pintar karena memiliki CCTV terbanyak di kotanya di antara kota/kabupaten lainnya yang ada di Indonesia.

Bahkan, ia mengutarakan keseriusan Kota Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto memajukan kotanya utamanya dalam sisi teknologi dan informasi yang transparan.

“Pak Mendagri, Tito Karnavian pernah mengeluarkan statment Makassar sangat serius memajukan kotanya. Ia sudah keliling seluruh kota tapi Makassar yang paling banyak CCTVnya. Ini inovasi yang harus diapresiasi,” ucapnya.

Lewat CCTV ini, kata Suhajar para pelaku kejahatan teroris bom bunuh diri di Makassar pecah rekor. Identitas pelaku terungkap hanya dalam waktu dua jam.

Karenanya, Suhajar mengimbau seluruh kepala daerah menggunakan kewenangannya sebaik mungkin dalam bentuk organisasi pelayanan publik.

“Tergantung kepala daerahnya kalau mau maju minimal maksimalkan pemasangan CCTV agar kalau ada apa-apa bisa cepat terdeteksi. Kita harus menggunakan kewenangan kita untuk memajukan kota menjadi lebih baik. Bayangkan kalau kota tanpa CCTV,” ungkapnya.

Kewenangan pemerintahan di hari OTDA ke 27 ini, lebih lanjut dibahas Suhajar untuk memenuhi fungsi pelayanan yang berujung keadilan, pembangunan yang bertujuan kesejahteraan, pemberdayaan menuju kemandirian dan pengaturan tercipta ketertiban.

Ia juga menekankan di hari rangkaian peringatan OTDA ini merupakan suatu strategi pencapaian tujuan bernegara. Dimana kordinasi antara daerah hingga pusat harus berjalan dengan baik.

Adapun isu-isu yang ditawarkan dari kabupaten/kota harus berlandaskan demokrasi konstitusional agar tercipta kehidupan bernegara yang baik.

“Isu-isu yang disampaikan pak Wali tadi ini tampaknya simpel namun ini memang yang menjadi suatu permasalahan yang harus kita terus kordinasikan. Meskipun keputusan harus lewat pusat,” pungkasnya. (*Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Babak Baru BUMD Makassar, Saatnya Bekerja, Bukan Sekadar Duduk di Jabatan

Sulsel

Makassar Juara Umum, Fatmawati Rusdi Apresiasi Atlet Porprov Sulsel 2022 Harumkan Nama Kota Makassar

Sulsel

Bupati Wajo Hadiri Pelantikan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Wajo

Sulsel

Empat Program Pemkot Makassar Digodok Jadi Project Plan Sustainable Smart City

Sulsel

Ramah Tamah Hari Raya Waisak, Wali Kota Danny Gagas Pembangunan Religius Park

Sulsel

Sinergi Koramil Pammana dan Warga Desa Lempa: Tanam Beringin Hingga Mangga Demi Ekosistem Asri

Sulsel

Bupati Wajo Terima Kunker Pansus DPRD Sulsel, Tukar Pikiran Soal Ranperda Pendirian Perseroda

Sulsel

Alumni SMADA Diminta Turut Ambil Peran Menata Makassar Lebih Baik