Home / Sulsel

Sabtu, 11 Maret 2023 - 17:08 WIB

Perjuangkan Zero Stunting, Fatmawati Rusdi Rutin Turun Langsung ke PKM

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi kunjungi PKM Cendrawasih dan PKM Mamajang, Sabtu (11/03/2023)

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi kunjungi PKM Cendrawasih dan PKM Mamajang, Sabtu (11/03/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Saat ini penanganan stunting menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Makassar. Dalam menurunkan jumlah kasus tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi secara rutin turun langsung mengecek warga yang anaknya mengalami stunting yang dikemas dalam kegiatan grebek stunting.

Seperti yang dilakukan hari ini, Sabtu (11/03/2023) Fatmawati mengunjungi dua PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat) yakni PKM Cendrawasih dan PKM Mamajang.

Di PKM Cendrawasih Fatmawati sangat bahagia usai menerima laporan jika salah satu kelurahan di Kecamatan Mamajang stuntingnya sudah capai target yakni zero stunting. Dimana sebelumnya, Kelurahan Pabatang pada tahun 2022 tercatat 87 anak terkena stunting lalu menurun menjadi 52 anak dan di bulan Maret tahun 2023 mencapai angka 0.

“Ini membuktikan kerja keras pendamping stunting dan tenaga kesehatan di PKM Cendrawasih sangat baik dalam mengedukasi warga. Sekarang di setiap kelurahan di Kecamatan Mamajang rerata hanya 7 anak saja yang terkena stunting,” ujarnya.

Meski demikian, Fatmawati terus menghimbau agar tidak kendor dalam mengedukasi warga secara terus menerus. Sehingga angka stunting di setiap kelurahan wajib zero.Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi kunjungi PKM Cendrawasih dan PKM Mamajang, Sabtu (11/03/2023)

“Di 24 kabupaten di Sulsel, Makassar terendah stuntingnya. Meski demikian kita tidak boleh terlena dan duduk diam. Kita harus terus turun mengedukasi warga dan memberikan asupan yang bergizi agar penerus bangsa bisa bebas dari stunting,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Fatmawati juga menyosialisasikan dan mengajak para orang tua untuk mengikuti program KB yakni dua anak cukup.

Kata Fatma, program KB sering kali disalahartikan sebagai program menolak kehadiran anak, namun sebenarnya program ini bertujuan mewujudkan keluarga sehat, bahagia, dan sejahtera. “Berencana awal lebih baik agar meminimalisir resiko yang tidak terduga,” ungkapnya.

Diakhir kegiatan, Fatmawati bersama Kepala Dinas Kesehatan, Nursaidah Sirajuddin membagikan makanan tambahan untuk balita seperti telur dan susu. “Saya berharap tidak ada lagi anak yang mengalami kurang gizi, gizi buruk, atau bahkan stunting. Telurnya direbus pastikan dikonsumsi oleh anak,” harap Fatmawati. (Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Hadiri Pembukaan Rakerda DMI, Pj. Bupati Wajo Harapkan Pengurus Ambil Peran Tingkatkan Kualitas Masjid

Sulsel

Sekcam Bontoala Pimpin Rakor Bersama Bahas Kebersihan dan Keindahan Taman

Advertorial

Bupati dan Wakil Bupati Wajo Resmi Dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara

Advertorial

Kordiv PP Datin Bawaslu Wajo Bimtek Singkat Panwascam Maniangpajo Terkait Penanganan Pelanggaran Pemilu

Sulsel

Lantik Direksi Perusda dan Dewas, Danny: Keberhasilan Perusda Ada Ditangan Kalian

Sulsel

BNPB Serahkan Rp 350 Juta Dana Siap Pakai ke Pemkot Makassar

Sulsel

Taufik ZA Hadiri Pelantikan Pengurus Perbakin Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun

Sulsel

Pemkab Gowa Libatkan Anak, Perempuan Hingga Disabilitas dalam Perencanaan Pembangunan Daerah