Home / Sulsel

Senin, 20 Februari 2023 - 08:49 WIB

Peringatan Dini BMKG, Danny Pomanto Imbau Masyarakat Pesisir Waspada Banjir dan Siaga Evakuasi Mandiri

Wali Kota Makassar,  Danny Pomanto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terjadi curah hujan lebat dan pasang maksimum berpotensi menimbulkan bencana banjir

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terjadi curah hujan lebat dan pasang maksimum berpotensi menimbulkan bencana banjir

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar mengeluarkan peringatan dini di Makassar yang diperkirakan terjadi pada 20 hingga 23 Februari mendatang.

Peringatan tersebut tertuang dalam surat peringatan dini banjir pesisir yang dirilis hari ini, Minggu, (19/02/2023). Diperkirakan curah hujan lebat dan pasang maksimum berpotensi menimbulkan bencana banjir di daerah pesisir.

Untuk itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengimbau masyakat agar meningkatkan kewaspadaan. Apalagi telah terjadi banjir di beberapa kecamatan sejak 13 Februari lalu.

“Belajar dari banjir berturut-turut yang dialami kota Makassar mulai dari tanggal 13 Februari, hari ini BMKG menyatakan kembali tanggal 20 sampai 23 Februari, jadi kepada seluruh masyarakat Makassar teruslah berhati-hati dan waspada,” katanya.

Beberapa imbauan yang disampaikan Danny Pomanto, sapaan akrab Ramdhan Pomanto antara lain, menghindari aktivitas di luar rumah untuk sementara waktu, menjaga anak-anak kecil, dokumen penting, kelistrikan, serta siaga evakuasi mandiri.

“Jagai anak kita, jagai instalasi listrik kita, kurangi keluar rumah, dan terus persiapkan surat-surat berharga kita di rumah agar tidak terendam air, serta mempersiapkan tempat evakuasi mandiri mandiri,” jelas Danny.

Jika membutuhkan lokasi evakuasi dan bantuan darurat, lanjut Danny, agar segera menghubungi Call Center Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. “Jika tidak memiliki tempat evakuasi mandiri, bergabunglah dengan tempat evakuasi Pemkot. Kalau ada hal-hal yang dianggap darurat dan penting, telepon 112,” jelas Danny.

Pemkot Makassar sendiri, kata Danny, akan berupaya menjaga agar jalur dan saluran air dapat mengalir dengan baik ke laut. Mengingat ketinggian banjir disebabkan oleh meluapnya air sungai dan tersendatnya laju aliran air. “Kami akan menjaga jalur-jalur air dan menhole ke laut, untuk memastikan air di sepanjang pesisir Makassar mengalir dengan baik ke laut,” tuturnya

Terakhir, Danny berpesan di tengah banjir yang menimpa seperti ini, masyarakat Makassar dapat menjaga dan medekatkan diri pada Allah SWT. “Salama’ki semua dan terus jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar kita semua dilindungi dari bencana yang tidak bisa kita tangani,” harapnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Makassar Usulkan Gerai Mandar untuk Permudah Akses Produk Lokal

Sulsel

Komitmen Percepat Transformasi Digital, Bupati Takalar Audiensi di Kementerian Komdigi RI

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Matangkan Persiapan Jelang MUNAS VII APEKSI

Sulsel

HUT ke-353, Bupati Gowa: Kolaborasi Daerah Mampu Wujudkan Ekonomi Sulsel yang Tangguh

Sulsel

Bawaslu Wajo Libatkan PWI Dalam Pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Kehumasan

Sulsel

Kenang Kebersamaan Pilkada 2024, Munafri Apresiasi Loyalitas Perindo

Sulsel

Munafri Cek Langsung Kinerja Pegawai: Sisir Balai Kota, Cari Staf dan Kabag

Sulsel

Pengurus Hipermawa KOPERTI UIN Alauddin Dilantik