Home / Advertorial / Wajo

Selasa, 3 Januari 2023 - 21:22 WIB

Bupati Wajo Rakor Bersama Forkopimda, Bahas Penanganan Banjir-Angin Kencang dan Kebakaran

Bupati Wajo, Amran Mahmud didampingi Wakil Bupati Wajo H. Amran SE  rakor penanganan banjir, angin kencan dan kebakaran di Posko Bencana, Halaman Kantor BPBD Wajo, Sengkang, Selasa (3/1/2023).

Bupati Wajo, Amran Mahmud didampingi Wakil Bupati Wajo H. Amran SE rakor penanganan banjir, angin kencan dan kebakaran di Posko Bencana, Halaman Kantor BPBD Wajo, Sengkang, Selasa (3/1/2023).

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melaksanakan rapat koordinasi (rakor) menyikapi serangkaian bencana alam dan musibah yang melanda dalam beberapa hari terakhir. Bupati Wajo, Amran Mahmud, yang memimpin langsung rakor yang digelar di Posko Bencana, Halaman Kantor BPBD Wajo, Sengkang, Selasa (3/1/2023), menyampaikan beberapa penekanan.

Amran Mahmud di depan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, Armayani, beserta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, meminta agar bantuan yang diterima dikelola dengan baik dan disesuaikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Misalnya, bantuan uang, dimanfaatkan untuk membeli bambu. Karena elevasi air saat ini sudah 7,9 meter, sementara elevasi 7,5 meter saja itu sudah butuh bambu,” kata Amran Mahmud dalam rakor yang dipandu Wakil Bupati Wajo, Amran.

Diketahui, selain bencana banjir yang melanda sejak Sabtu (24/12/2022), Wajo juga diterjang angin kencang sejak Senin (26/12/2022). Lalu, kebakaran pada Ahad (1/1/2023).

Amran Mahmud menyampaikan, saat ini yang dibutuhkan adalah balok dan seng bagi masyarakat terdampak dari angin kencang. “Jika kita tidak mendapatkan sumber bantuan dari luar, Ibu Sekda bisa mencarikan cara melalui belanja tidak terduga (BTT). Begitupun juga untuk penanganan di lapangan bisa minta tolong TNI, Polri, pemerintah setempat serta relawan untuk membantu dan bergotong royong,” terangnya.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Wajo ini meminta laporan bisa memanfaatkan teknologi informasi agar lebih cepat tersampaikan, baik kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, di samping alur birokrasi tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Sekali lagi saya harapkan kebersamaan dari Forkopimda, kepala OPD terkait, camat, serta para relawan untuk penanganan bencana ini. Terima kasih juga atas segalanya,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo ini.

Sementara, Kapolres Wajo, AKBP Fatchur Rochman, menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI dalam hal ini Kodim 1406 terkait penanganan bencana.

“Kita berharap agar dampak bencana ini didata dengan baik agar penanganan bisa dilakukan dengan maksimal. Kami siap 24 jam jika dibutuhkan tenaga dan pikiran kami,” tutur Fatchur.

Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf. Muhamad Juanda Winata, menyampaikan bahwa penanganan bencana harus satu komando, satu langkah, satu kata, dan satu tujuan dalam kebersamaan.

“Personel kami siagakan di lapangan dan insyaallah siap membantu. Untuk bantuan juga diharapkan agar dipilah dan dipilih sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Setelah rakor, tim kemudian melanjutkan peninjauan ke lokasi posko pengungsian di Kecamatan Tempe.(far)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Advertorial

Data PHBI, Total Hewan Kurban di Kabupaten Wajo Capai 2.601 ekor

Wajo

ATL Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Al Mubarak Andi Bakkareng

Advertorial

Wajo Raih Predikat Implementasi Manajemen ASN Terbaik dari Badan Kepegawaian Negara

Advertorial

DPRD Menyetujui Ranperda RPJMD Kabupaten Wajo Tahun 2019-2024 untuk Dibahas

Olahraga

Resmikan GOR Liasanti, Ketua Umum PBSI Harapkan Semakin Menggelorakan Bulutangkis di Wajo

Advertorial

Terpilih Secara Aklamasi, Abdul Rahim Pimpin Karang Taruna Wajo

Advertorial

Pemkab Wajo Raih Penghargaan Sebagai DPMPTSP Terbaik

Advertorial

Teken Persetujuan Bersama Dua Ranperda, Bupati Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRD Wajo