Home / Sulsel

Rabu, 26 Oktober 2022 - 17:50 WIB

Dialog AASCTF, Danny Jadi Keynote Speaker Paparkan Konsep Makassar Kota Inklusif

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto jadi Keynote speaker pada kegiatan inclusive Cities Dialogue yang diadakan Ramboll, Asean Australia Smart Cities Trust Fund (AASCTF) ADB dan The Asia Foundation di Hotel Claro, Rabu (26/10/2022).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto jadi Keynote speaker pada kegiatan inclusive Cities Dialogue yang diadakan Ramboll, Asean Australia Smart Cities Trust Fund (AASCTF) ADB dan The Asia Foundation di Hotel Claro, Rabu (26/10/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menjadi keynote speaker pada kegiatan Inclusive Cities Dialogue yang diadakan Ramboll, Asean Australia Smart Cities Trust Fund (AASCTF), ADB dan The Asia Foundation.

Diikuti ratusan peserta dari berbagai negara ASEAN, Danny Pomanto mengikuti dialog dengan tema ‘At The Intersection Smart Inclusive Cities In South East Asia’ secara virtual, di Hotel Claro, Rabu (26/10/2022).

Dalam dialog international tersebut, Danny Pomanto memaparkan konsep kota inklusif sejalan dengan visi misi pemerintah kota yaitu Percepatan Mewujudkan Makassar Kota Dunia yang Sombere’ and Smart City dengan Imunitas Kota Yang Kuat Untuk Semua.

“Inilah konsep kota inklusif yang kami bawa, smart city bisa diterima semua orang, smart city bisa berguna bagi semua orang, dan smart city bagian dari solusi untuk semua kesulitan yang dialami masyarakat Kota Makassar,” kata Danny.

Danny Pomanto menyampaikan ada sebelas tujuan dibentuknya konsep Sombere and Smart City. Yakni informasi transparan, data real time, resources connectivity, result easy to access.

Technology cost reduction, quick respon, data akurat, trend adaptive, local character customized, outcome accumulated, dan system secured.

Ia menjelaskan kata untuk semua dalam visi Pemkot Makassar merupakan kunci dari inklusif. Yaitu Kota Makassar sebagai kota inklusif yang dapat dinikmati dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

“Kita punya visi misi for all, itu kuncinya ada di inklusif dan di misi kami itu ada disebutkan kota yang inklusif dan itu yang kita praktekkan,” bebernya

Ia juga merasa bangga didaulat sebagai pembicara dalam dialog tersebut. Artinya, inovasi-inovasi yang telah dibuat pemerintah kota diakui dunia.

“Alhamdulillah (kita dipilih sebagai keynote speaker), artinya apa yang telah kita kerjakan bisa menginspirasi walaupun masih banyak yang belum sempurna tapi mereka apresiasi,” tutupnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kolaborasi Dengan Universitas Lamappoleonro, Kecamatan Pammana Gelar Sekolah Teknik Desa

Sulsel

Ketua TP PKK Makassar, Tinjau Aktivitas Posyandu Era Baru Nusa Indah II

Sulsel

Bersama Pj Gubernur, Warga Wajo Isi Libur Nasional dan Cuti Bersama dengan Senam Jantung Sehat

Sulsel

Duduk Bersama Warga, Munafri Serukan Persatuan untuk Makassar yang Lebih Maju

Sulsel

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Sulsel

Rencana Dihadiri Joko Widodo, Gerakan Nasional Bulan Cinta laut Dipusatkan Di Kota Makassar

Sulsel

Tingkatkan Kualitas Air, PDAM lakukan Pembenahan dan Pemeliharaan Instalasi

Sulsel

Pemkab Wajo Wakili Indonesia Paparkan Kabupaten/Kota Sehat di Forum International di Thailand