Home / Sulsel / Sumatera Utara

Sabtu, 3 September 2022 - 15:59 WIB

Andi Sudirman Terima Audiensi GM PT PLN Sulselrabar yang Baru

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman menerima audiensi GM PT. PLN  (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Moch. Andi Adchaminoerdin di Rujab Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Jumat (02/09/2022).

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman menerima audiensi GM PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Moch. Andi Adchaminoerdin di Rujab Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Jumat (02/09/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima audiensi General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat yang baru Moch. Andy Adchaminoerdin di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Jumat, (02/09/2022).

“Terima kasih Pak Gubernur telah menerima kami datang untuk bersilaturahmi,” kata Moch. Andy Adchaminoerdin.

Pertemuan silaturahmi ini sekaligus membahas terkait rencana kerja PLN serta program Pemerintah dalam bidang kelistrikan termasuk penerapan dan percepatan konversi motor/mobil serta kompor listrik. Presiden sendiri memerintahkan pengalihan kompor berbasis energi import (LPG) ke kompor berbasis energi domestik (kompor listrik) atau yang lebih dikenal kompor induksi.

PLN akan melakukan konversi kompor gas elpiji ke kompor listrik pada tahun ini. Rencananya, PLN akan menyasar para pelanggan listrik subsidi. “Programnya konversi dari gas ke listrik dengan subsidi ke pelanggan Pak Gub,” sebutnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur kelistrikan termasuk di pulau-pulau. Termasuk revitalisasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) agar dapat beroperasi lebih optimal.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi program dan dukungan PLN terhadap penyiapan listrik ke pulau-pulau.

“Dukungan tersebut kami butuhkan. Untuk Pulua Lae-lae ini akan menjadi tempat wisata. Bisa 24 jam menyala kita sudah syukur,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Terkait konversi pengunaan BBM atau gas ke listrik juga didukungnya. Termasuk Pemprov sendiri ke depan untuk mobil operasi menggunakan mobil listrik.

Sehingga ia meminta PLN menyiapkan strategi implementasi di masyarakat. Langkah itu untuk memastikan penggunaan berjalan sesuai harapan.

“Untuk mobil ke depan yang belinya mobil listrik, yang perlu disupport dari PLN bahwa setiap beberapa kilo meter ada tempat charge-nya. Untuk langkah awal bisa satu stasiun 1 kabupaten,” harapnya.

Pemprov mendukung akselarasi tumbuhnya ekositem kelistrikan di Indonesia. Sebab dengan beralih ke kendaraan listrik maka negara bisa menghemat impor minyak mentah dan BBM serta menghemat devisa negara.

Dilansir dari IG PLN Sulselrabar perbandingan mobil listrik dan bensin dengan jarak tempuh 10 KM. Mobil listrik emisi 1,3 Kg (co2), biaya 1,2 kWh seharga Rp3.000 sedangkan mobil bensin emisi 2,4 kg (co2) biaya 1 liter BBM seharga Rp12.500 (Pertamax 92).(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kadinkes Makassar Dampingi Danny Pomanto Tinjau 21 Unit Ambulance Bantuan DAK dari Kemenkes

Sulsel

10 Warga Barru Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sulsel

Perkuat Kamtibmas di Bulan Suci, Tripika Penrang Gelar Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda

Sulsel

Jelang Ramadhan 1443 H, Sekcam Ujung Tanah Gelar Rakor Bersama

Sulsel

Sambut HUT RI ke-79, Distaru Makassar Gelar Lomba Seni dan Olahraga

Sulsel

Gong Xi Fa Cai, Wali Kota Makassar Ajak Warga Tionghoa Perkuat Kebersamaan & Toleransi

Sulsel

Jelang Sabtu Bersih, Kadishub Makassar Berikan Arahan Kepada Jajaran

Advertorial

Terima Kunjungan Silaturahmi, Amran Mahmud Dukung Penuh Program Pj Gubernur Sulsel