Home / Sulsel

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 16:34 WIB

Bupati Barru Buka Festival Meong Palo Karellae

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si memberikan sambutan

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si memberikan sambutan

LINTASCELEBES.COM BARRU — Bupati Barru, H. Suardi Saleh, membuka Festival Meong Palo Karellae, yang digelar oleh Sanggar Seni Bolong Ringgi Kabupaten Barru, di Anjungan Pantai Sumpang Binangae, pada Jumat malam (12/8/2022).

Festival yang mencatatkan sejarah di Kabupaten Barru ini turut disaksikan oleh Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Dr Muhammad Fadli Hamid unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah DR Abustan AB, Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Barru, Para Pemerhati Budaya, Komunitas Budaya Barru akan berlangsung 12-14 Agustus 2022.

Bupati Barru Suardi Saleh dalam sambutannya, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia dan kagumnya atas terselenggaranya Festival Meong Palo KarellaE tersebut.

Menurut Bupati, apa yang dilakukan malam ini adalah sesuatu yang luar biasa dan spektakuler. Apalagi kegiatan ini masuk even Nasional. Ini salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk melestarikan nilai budaya di Barru.

“Saya kaget karena acara ini sangat luar biasa dan spektakuler. Tidak gampang melaksanakan pertunjukan seperti ini. Saya apresiasi saudara Nasdir, Pimpinan Sanggar Bolong Ringgi yang mendesain sedemikian rupa kegiatan festival ini”, kata Suardi Saleh.

Terpisah, Pimpinan Sanggar Seni Bolong Ringgi menjelaskan, festival Meong Palo Karellae merupakan salah satu kegiatan seni budaya yang sudah masuk agenda Nasional, sehingga Insya Allah setiap tahun akan kita gelar.

Muhammad Nasdir yang juga adalah Kepala Seksi Keebudayaan Dikbud Barru, menjelaskan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, memercayakan Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) kepada Sanggar Bolong Ringgi Kabupaten Barru untuk mengelola sebuah festival budaya berbasis kearifan lokal.

Salah satunya kata Nasdir adalah Festival Meongpalo KarellaE yang melibatkan ratusan siswa yang diharapkan akan menambah hasanah dan marwah aktivitas budaya di Kab. Barru.

“Ini bukti nyata Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, masyarakat, komunitas budaya dan pelaku seni dalam pelestarian kebudayaan. Semoga Festival Meongpalo Karellae (FMK) dapat menjadi festival yang berkualitas, berkembang dan berkelanjutan agar dapat menjadi sumber pengetahuan di masa kini dan masa datang”, harapnya.

Meong Palo Karellae merupakan Cerita Attoriolong (Orang Terdahulu) yang mengisahkan yaitu kisah seekor kucing belang loreng merah yang dijuluki Meong Palo Karellae setia menemani Sangiangseri (Sang Hyang Seri atau dewi padi yang menjelma sebagai tanaman padi).

Pada gelaran festival, juga dilakukan penyerahan penghargaan dari Kemenhum dan HAM RI kepada 9 komunitas Budaya Barru.(Mahmud/Syam)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Setelah Jeneponto, Giliran di Bantaeng Pj Gubernur Bahtiar Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga Miskin

Sulsel

Pj Gubernur Bahtiar dan Ketua PKK Sofha Marwah Dikukuhkan Jadi Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting

Sulsel

Antisipasi Banjir, Berikut 4 Himbauan Pj Gubernur Sulsel

Sulsel

Didampingi Pj Gubernur, Sofha Marwah Silaturhami Bersama Para Ketua PKK se Sulsel

Sulsel

Makassar Juara Pertama Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Sambut MHX 2025, Kesehatan Jadi Jembatan Kemanusiaan

Advertorial

Gelar Rakor Perdana di Tahun 2023, Danny Tekankan Sinergitas Bersama

Sulsel

Danny Pomanto akan Paparkan Program Inovasi Makassar di Monash University, Australia