Home / Sulsel

Selasa, 31 Mei 2022 - 19:21 WIB

Danny Inisiasi Bahasa Daerah Jadi Branding di SKPD

Wali Kota Makassar,  Danny Pomanto menghadiri penandatanganan nota kesepahaman dan pembinaan bahasa Kemendikbudristek bersama Pemerintah Kota Makassar, Selasa (31/05/2022).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menghadiri penandatanganan nota kesepahaman dan pembinaan bahasa Kemendikbudristek bersama Pemerintah Kota Makassar, Selasa (31/05/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Persoalan bahasa menjadi bagian paling inti artinya salah satu slogan adalah satu bangsa, satu bahasa, menjadi bagian komitmen dan kebudayaan dilihat dari bahasanya.

Hal tersebut dikemukakan Danny usai menghadiri Penandatanganan nota kesepahaman antara badan pengembangan dan pembinaan bahasa Kemendikbudristek bersama pemerintah Kota Makassar.

Danny menjelaskan dengan dibentuknya dewan kebudayaan, yang salah satu tugasnya adalah dengan menjaga kelestarian bahasa daerah.

“Salah satu tugas dewan kebudayaan, adalah menjaga bahasa daerah. Saya pertama memperhatikan, dewan kebudayaan sudah minta mengembalikan pelajaran bahasa daerah di sekolah – sekolah,” ucap Danny, Selasa (31/05/2022).

Danny mengatakan, pemerintah kota Makassar saat ini berkomitmen untuk berinovasi melestarikan bahasa daerah.

“Saya minta rekomendasi awal, karena banyak bahasa daerah sudah punah. itulah kenapa pemerintah kota Makassar berkomitmen dengan berinovasi berbahasa daerah,” ucap Danny.

Menurut Danny, dirinya juga menginisiasi agar bahasa daerah menjadi branding di setiap satuan perangkat daerah, seperti di pendidikan, sombere’ smart sekolah yang menjadi bahasa dunia.

“Artinya, berbahasa menjadi bagian penting bagi kualitas hidup atau kualitas sebuah kebudayaan. Maka konsen terhadap bahasa menjadi sangat penting,”.jelasnya.

Mengenai adanya regulasi, Danny menjelaskan bahwa regulasinya itu pasti ada.

“Kita punya dewan, kemudian keluar perwali. Revolusi pendidikan juga harus ada perwali nya. Salah satu di dalamnya adalah 18 revolusi pendidikan,” tuturnya.

“Kan ada namanya kurikulum daerah, muatan lokal. Kemudian ada semangat merdeka belajar. Kampus merdeka. Jadi kata merdeka itu artinya seluruh kekayaan budaya, selaras dengan itu. Masa kekayaan tidak kita gunakan,”imbuhnya.

Danny menambahkan saat ini dirinya diundang untuk menjadi pemateri kuliah umum di Monash university Australia.

“Salah satu materi yang saya bawakan, adalah sutra lontara’ dengan tulisan Batturatema’ ri bulang, Saya mau bahwa warga Makassar sudah dari dulu dari bulan,” jelasnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jadi Pembicara Kunci, Mendagri Tito Karnavian Kembali Puji Kota Makassar Terkait CCTV

Sulsel

Momentum Hardiknas, Husniah Talenrang Kampanyekan “Gowa Cerdas”

Sulsel

Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana 2023, Danny Pomanto Sebut Mitigasi dan Pencerdasan Masyarakat Penting

Sulsel

Terverifikasi Vaktual, Media Sinergi Dapat Ucapan Selamat dari Pejabat

Sulsel

Kunjungi Dua Kecamatan, Fatma Serukan Perbanyak Sedekah

Sulsel

Makassar- BBWS Sepakat Tertibkan Area Sekitar Kanal

Sulsel

Entaskan Stunting, Pemkab Bahas Pengukuran dan Publikasi Data

Sulsel

Diawali Pembacaan Do’a, Booster Gatot Subroto Resmi di Lounching