Home / Advertorial / Wajo

Jumat, 22 April 2022 - 20:17 WIB

Kunjungi Bayi Kembar yang Viral di Belawa, Bupati Wajo Serahkan Santunan Pribadi

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi wakilnya, H. Amran dan Ketua TP PKK Wajo, Hj. Sitti Maryam, mengunjungi dan memberikan bantuan, serta melihat langsung kondisi keluarga Sukardi dan Indo Ampa, orang tua bayi kembar yang viral di Medsos.

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi wakilnya, H. Amran dan Ketua TP PKK Wajo, Hj. Sitti Maryam, mengunjungi dan memberikan bantuan, serta melihat langsung kondisi keluarga Sukardi dan Indo Ampa, orang tua bayi kembar yang viral di Medsos.

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bayi kembar bernama Salwa dan Salma yang viral di media sosial mendapat kunjungan dari Bupati Wajo, Amran Mahmud, Jumat (22/4/2022). Kedatangan sang kepala daerah sekaligus meluruskan informasi dan kondisi sebenarnya dari orang tua si bayi.

Bayi kembar di di Desa Wele, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, itu diviralkan beberapa waktu lalu lantaran menumpang di kolong rumah orang beralaskan kardus.

Amran Mahmud didampingi wakilnya, Amran, dan Ketua TP PKK Wajo, Sitti Maryam, memanfaatkan momen safari Ramadan di Kecamatan Belawa untuk melihat langsung kondisi keluarga Sukardi dan Indo Ampa, orang tua bayi kembar.

Kepala daerah yang memang dikenal bersahabat ini bersama rombongan disambut puluhan tetangga yang berada di sekitar, termasuk disambut haru Sukardi dan keluarga. Baik Amran Mahmud, Amran, dan Sitti Maryam, tampak bergantian menggendong si bayi kembar.

Amran Mahmud juga menyerahkan bantuan paket dari Dinas Sosial P2KBP3A Wajo, berupa tikar, kasur/matras, makanan bayi, perlengkapan lainnya, serta santunan dari pribadinya.

Amran Mahmud meminta kepada Sukardi untuk mengutamakan pemenuhan gizi bayinya. “Saya juga meminta kepada Pak Desa dan Pak Camat untuk mengoordinasikan dengan perangkat daerah terkait kebutuhan dan bisa dibantu oleh pihak Pemkab Wajo sesuai dengan ketentuan yang ada,” ucap Amran Mahmud.

Sementara, Kepala Desa Wele, Nurdin Sentere, menjelaskan bahwa sebenarnya apa yang sempat diviralkan di media sosial itu perlu diluruskan.

“Yang bersangkutan (Sukardi) bukanlah tergolong keluarga kurang mampu. Ia tinggal bersama orang tuanya. Namun, ada sedikit konflik internal di keluarga (dengan orang tua) sehingga dia memilih meninggalkan rumah bersama keluarga kecilnya dan menumpang di bawah rumah tetangga,” ucap Nurdin.

Ia menyayangkan adanya oknum yang langsung membuat viral tanpa menyampaikan dahulu ke pemerintah setempat untuk dicarikan solusi. “Kita akan carikan solusi terbaik, apalagi Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati sudah memberikan petunjuk. Saya berharap ke depannya agar masyarakat menyampaikan keluhan ke pemerintah desa langsung, bukan melalui ‘jalur’ lainnya,” kata Nurdin.

Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada duo Amran dan Ketua TP PKK Wajo atas kesempatan mengunjungi dan membantu warganya.

Turut mendapingi dalam kunjungan ini Kepala Dinas Sosial P2KBP3A Wajo, Ahmad Jahran, Kepala Dinas Perikanan, Nasfari, jajaran Dinas PUPRP, Dinas PMD, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bagian Kesra, Camat Belawa bersama Kapolsek Belawa, serta rombongan lainnya.

Usai mengunjungi si bayi kembar, Amran Mahmud bersama rombongan menuju ke Masjid Darul Wele untuk peresmian masjid tersebut sekaligus buka puasa dan salat Magrib di sana. (Far)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dilepas Sekretaris Daerah, Ribuan Peserta Pawai Lampion Semarakkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Wajo

Advertorial

Dua Amran Hadiri Musrenbang Kecamatan Pitumpanua

Advertorial

Pemkab Wajo Raih Penghargaan Penyelengaraan Reforma Agraria Tahun 2023

Wajo

Amran Mahmud Harapkan Apdesi Menjadi Mitra Strategis Pemda Bangun dan Majukan Daerah

Advertorial

Terima KKN UNHAS Gelombang 112, Sekda Wajo: Kesempatan Baik Untuk Mengeksplorasi Potensi Mahasiswa

Advertorial

Tasyakuran Persatuan Pedagang Pasar Sentral Siwa, Amran Mahmud: Jangan Saling Menjatuhkan

Advertorial

Bupati Wajo Berikan Arahan Tim Sepak Bola Jelang Piala Gubernur, Tekankan Sportivitas dan Kerja Sama

Advertorial

Dugaan Diskriminasi Rekrutmen Satpam PLTU Patila, FPE-KSBSI Wajo Mengadu ke DPRD