Home / Wajo

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 21:53 WIB

Satgas Kecamatan dan DLH Wajo Bersihkan Sampah di Drainase yang Jadi Biang Banjir

Satgas Kecamatan Tempe dan Satgas DLHD Wajo  terus berjibaku bersama warga membersihkan tumpukan sampah di bawah kanal jembatan yang menyumbat saluran air  Jalan Lembu Kota Sengkang

Satgas Kecamatan Tempe dan Satgas DLHD Wajo terus berjibaku bersama warga membersihkan tumpukan sampah di bawah kanal jembatan yang menyumbat saluran air Jalan Lembu Kota Sengkang

LINTASCELEBES.COM WAJO — Banjir yang melanda Kota Sengkang, Jumat malam kemarin hingga pagi tadi mulai surut. Namun semangat tim terpadu di lapangan tak kenal kata surut.

Pasalnya, pasca banjir Satuan Tugas Dinas Lingkungan Hidup (Satgas DLH) dan Satgas Pemerintah Kecamatan Tempe masih harus berjibaku membersihkan sampah di membersihkan sampah yang menyumbat drainase dan kanal-kanal air di dalam kota.

Seperti yang terlihat di Jalan Lembu Kota Sengkang, meski hari mulai menjelang malam sejumlah petugas yang mengenakan rompi orange dan kuning masih terus berjibaku bersama warga membersihkan tumpukan sampah di bawah kanal jembatan yang menyumbat saluran air.

“Kita masih melakukan pembersihan sampah agar saluran air bisa lancar kembali,” kata Camat Tempe, Supardi, Sabtu (28/8/2021).

Supardi menambahkan, terkait dengan penanganan sampah yang menyumbat pada saluran- saluran drainase,
atas instruksi Bupati Wajo, dia telah membentuk Satgas khusus untuk menangani titik-titik yang menjadi penyebab banjir.

“Sesuai instruksi Bupati, semua sampah yang menyumbat saluran air harus secepatnya dibersihkan, tumpatermasuk tanah longsor dan pohon tumbang yang menutup akses jalan, dan dari kemarin malam hingga malam ini kami bersama Satgas DLH dan tim terpadu masih terus bekerja,” sebutnya.

Hasilnya, sejak sore hari terlihat sejumlah drainase yang sebelumnya dipenuhi sampah kini sudah mulai bersih dan air kembali mengalir lancar.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir bandang melanda Kota Sengkang akibat tingginya hujan semalam.

Tingginya debit air membuat drainase meluap, hal ini diperparah dengan banyak tumpukan sampah menutup saluran air. Akibatnya air meluap ke jalan hingga masuk ke rumah-rumah warga. Bahkan kawasan Pasar Sentral Sengkang ikut terendam banjir.

Ketinggian air di atas ruas jalan bahkan mencapai lutut orang dewasa. “Air meluap ke jalan dan rumah warga karena drainase tersumbat tumpukan sampah,” terang Camat Tempe.

Untuk mengantisipasi banjir susulan, hingga malam ini Satgas Kecamatan, DLH dan tim terpadu masih berjibaku melakukan upaya evakuasi dan pembersihan di dalam kota.(wan)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Wajo

Hari Ini, Kasus Positif Virus Corona di Wajo Kembali Bertambah

Advertorial

Silaturahim dengan Imam dan Guru Mengaji, Bupati Wajo: Mohon Selalu Doa-ta untuk Daerah Kita

Wajo

Pastikan Kebutuhan Terpenuhi, Bupati Wajo Tinjau dan Cek Dapur Umum Pengungsi Banjir

Advertorial

Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Wajo Gelar Penguatan Gugus Tugas KLA

Wajo

Hadiri Peringatan HUT ke-352 Sulsel, Wakil Bupati Wajo : Semoga Sulsel tetap Menjadi Penyangga Ekonomi Nasional

Wajo

Bupati Wajo Jawab Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Advertorial

Tekan Penyebaran Covid 19, Wajo Siapkan Skenario PPKM Mikro Berbasis Kearifan Lokal

Advertorial

Amran Mahmud Beberkan Langkah Pengembangan Danau Tempe di Diskusi Publik