Oleh: Sudirman
MEDIASINERGI.CO WAJO — PASAR menjadi tempat paling banyak dikunjungi. Tetapi ingat, ini masih pandemi. Belanja boleh, penularan Covid-19 jangan.
Makanya di Kabupaten Wajo, aparat keamanan disebar di pasar-pasar. Pasar Sentral Sengkang misalnya, tim gabungan polisi, TNI, dan Satpol PP ada disana, Rabu, 4 November 2020.
Mereka menyapa pengunjung, terutama yang datang dengan wajah dan mulut yang tak tertutup kain. Penggunaan masker menjadi poin utama operasi yustisi itu.
Ipda Ihwan Alianro selaku Wakil Padal pada operasi Yustisi mengatakan, kedatangan tim gabungan bukan untuk mengusik kenyamanan, tetapi justru menambah kenyamanan. Sebab kata Ihwan, jika semua disiplin protokol kesehatan, tak ada yang mesti dicemaskan berlebihan.
“Pengunjung yang tidak memakai masker alasannya klasik. Ada yang lupa dan macam-macamlah alasan,”kata Ihwan.
Untuk memberi efek jera bagi pengunjung yang tidak memakai masker, diberikan berbagai sanksi. Mulai teguran, kerja sosial, hingga sanksi administrasi.
Dari operasi tersebut sebagnyak 51 orang didapati tidak memakai masker. Dari 51 orang tersebut 46 orang ditegur, tiga orang sanksi sosial, dan 2 orang sanksi administrasi.
Ihwan berpesan kepada masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan dengan cara menerapkan 3 M yakni menjaga jarak, mencuci tangan, dan menjaga masker. Itu demi kebaikan bersama. “Kita keseni untuk kebaikan bersama supaya tidak tertular Covid 19,”ujarnya.(*)









