Home / Wajo

Senin, 21 September 2020 - 15:13 WIB

BBWS Pompengan Jeneberang menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat di Wajo, Ini Tujuannya

LINTASCELEBES.COM WAJO — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Senin, 21 September 2020 yang di pusatkan di Hotel Sermani Sengkang Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan.

Pertemuan Konsultasi Masyarakat  tersebut dalam rangka pembinaan, monitoring dan evaluasi kinerja Komunitas Masyarakat Peduli Sungai (KMPS) di Wilayah Sungai Walanae Cenranae.

Dimana dalam KPM ini, program  pembinaan kemitraan pemerintah, Perguruan Tinggi dan Komunitas Peduli Sungai di 4 wilayah sungai pada PPK operasi dan pemeliharaan SDA II, Satker operasi dan pemeliharaan SDA Pompengan Jenneberang.

Secara virtual, PKM tersebut dihadiri, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Adenan Rasyid, yang diwakili PPK OPSDA II Muh. Hasbi. Sementara narasumber yang dihadirkan yakni, Hj. Rita Tahir Lopa dengan materi bidang SDA, Kaharuddin Muji dengan materi bidang Kelembagaan SDA, Harun Effendy dengan materi bidang Hukum SDA  dan Wa Ode Zulia Prihatini dengan materi bidang Sosial Ekonomi.

Muh. Hasbi dalam sambutannya mengatakan bahwa, pertemuan ini untuk peningkatan partisipasi dan kapasitas masyarakat khususnya yang tergabung dalam forum komunitas peduli sumber daya air dan perguruan tinggi.

Selain itu lanjut Hasbi, juga membangun persamaan persepsi dan komitmen dalam percepatan pelestarian lingkungan hidup sumber daya air dengan mengintegrasikan 3 unsur yakni, pemerintah, perguruan tinggi dan forum komunitas peduli sungai.

Sementara, Ketua Forum Penyelamat Danau Tempe dan Sungai Walennae-cenranae Andi Fajar Asmari yang ditemui mengatakan, secara subtansial pertemuan ini mendorong adanya peningkatan kapasitas serta persamaan Pesrsepsi dan komitmen dalam pelestarian dan penyelamatan Sumber Daya Air termasuk didalamnya Sungai dan Danau.

“Pada konteks pelestarian dan penyelamatan SDA seharusnya bukan saja pihak masyarakat yang selalu didorong berkesadaran karena pada kenyataannya dilapangan justru yang menjadi pelaku perusakan dan bahkan kehancuran lingkungan adalah pihak pengusaha khususnya pada bidang usaha penambangan material yang bersumber di Sungai,” tegas Andi Fajar Asmari.(Red)

Editor: Kurniawan

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wagub Sulsel Dorong Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Wajo Berinovasi

Wajo

Dukung Perkembangan Entrepreneur, Dinas Perindagkop UKM Wajo Gelar Pelatihan Manajemen Kewirausahaan

Sulsel

Besok, Bupati Wajo Pimpin Pemberangkatan Bantuan Kemanusiaan ke Sulbar

Advertorial

Hasil Survei Kebijakan Publik Dijadikan Dasar Bupati Wajo Evaluasi ASN

Wajo

Update Covid 19 di Wajo Per 29 Oktober, Bertambah 4 Dinyatakan Sembuh

Wajo

Vaksinasi Massal di Sallo Mall Sengkang, Vaksinator Suntik Vaksin 426 Orang

Wajo

Pastikan Kebutuhan Terpenuhi, Bupati Wajo Tinjau dan Cek Dapur Umum Pengungsi Banjir

Advertorial

Bupati Wajo Lantik Gaffar Sebagai Kepala Disdukcapil