Home / Tak Berkategori

Jumat, 1 November 2019 - 01:29 WIB

Polri: Ada Temuan Signifikan di Kasus Novel Baswedan

LINTASCELEBES.COM JAKARTA – Polri menyebut tim teknis yang menangani teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, masih bekerja. Tim disebut menemukan sejumlah hal yang signifikan dalam pengungkapan kasus.

“Ada beberapa hal yang sangat signifikan sudah didapat ditemukan oleh tim teknis. Tidak bisa kami bongkar di sini karena itu sangat tertutup dalam proses pengungkapan kasus ini,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Iqbal tak menjawab gamblang saat ditanya ada -idaknya waktu tambahan untuk tim teknis mengungkap kasus teror terhadap Novel. Dia berharap tim teknis segera menuntaskan kasus itu.

“Sesegera mungkin. Mohon doa saja tim teknis segera menuntaskan kasus ini,” ujarnya.

Novel Baswedan mendapat teror dengan cara disiram air keras pada 11 April 2017 setelah menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tim teknis bentukan Komjen Idham Azis, yang baru saja ditetapkan sebagai Kapolri di rapat paripurna DPR, punya waktu kerja mulai 3 Agustus sampai 31 Oktober 2019. Idham menyatakan akan segera menunjuk Kabareskrim baru untuk mempercepat pengungkapan kasus Novel Baswedan.

“Kalau tidak ada aral melintang, besok saya kemungkinan besar akan dilantik oleh Bapak Presiden dan sesaat nanti setelah itu saya akan menunjuk Kabareskrim yang baru untuk segera mempercepat pengungkapan Kasus Novel Baswedan,” ujar Idham seusai rapat paripurna di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).(Sumber: detik.com)

Share :

Baca Juga

Otomotif

Owner Boss Racing Apresiasi Dukungan Pemkab Wajo Terhadap Berbagai Komunitas

Sulsel

TMMD ke-124 Kodim 1406/Wajo, Satgas Fokus Lanjutkan Pengeboran Sumur Air Bersih di Titik ke-5

Halo Polisi

Bakti Sosial, Polri-TNI Bagikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu

Olahraga

Aklamasi, Suyuti Mahmud Terpilih Jadi “Punggawa” KONI Wajo

Sulsel

Pemkot Makassar Alokasikan Dana Hibah untuk KPU Makassar Rp64 Miliar, Bawaslu Rp18 Miliar

Wajo

Komisi 1 DPRD Kabupaten Bone Lakukan Study Tiru ke DInas Kominfo Makassar

Sulsel

Dinkes Makassar Turunkan Ratusan Personil Tim Medis di Malam Puncak F8 2024

Sulsel

Wali Kota Munafri Hadiri Silaturahmi Bersama Mensos di Sulsel, Bahas DTSEN dan Sekolah Rakyat