Home / Politik

Selasa, 16 April 2019 - 16:24 WIB

Bawaslu Wajo Ajak Masyarakat Awasi Politik Uang

LINTASCELEBES.COM WAJO — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wajo melakukan Patroli pengawasan secara masif di 14 kecamatan untuk cegah politik uang, sejak memasuki masa tenang 14 April hingga menjelang hari pencoblosan Pemilu 2019.

“Ini merupakan salah satu bagian dari usaha Bawaslu untuk melakukan fungsi pencegahan. Kami melakukan pemantauan setiap peserta Pemilu, untuk memastikan agar mereka tidak melakukan hal seperti itu,” ujar Ketua Bawaslu, Abdul Malik di Kantor Bawaslu Kabupaten Wajo, Senin 16 April 2019.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan Antar Lembaga, Heriyanto mengimbau agar semua anggota Bawaslu di 14 kecamatan terjun langsung di lapangan.

“Kita tidak boleh membiarkan adanya politik uang. Kita akan memberikan sanksi diskualifikasi apa bila ada peserta pemilu ditemukan melakukan Politik Uang. Kita tidak main-main dengan hal tersebut,” tegas Heriyanto.

Dia berharap agar semua lapisan masyarakat untuk ikut terlibat. Kalau ada pelanggaran, warga diminta segera melapor ke Bawaslu agar secepatnya dapat ditindaklanjuti.

“Stabilitas politik terus kita jaga bersama dengan melibatkan pengawasan partisipatif untuk wujudkan demokrasi bersih. Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu,” pungkasnya.(Rls)

Editor : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Politik

Namanya Dicatut oleh Parpol, Warga ini Mengadu ke Bawaslu Wajo

Politik

Keempat Kalinya, Amran Mahmud Kembali Nahkodai DPD PAN Wajo

Politik

Target 8 Kursi Pada Pemilu 2024, Partai Demokrat Bidik Kursi Ketua DPRD

Daerah

Mahasiswa Unpacti Makassar Calon Pemimpin Masa Depan

Politik

Survei Lembaga Insert Institute Pilwalkot Makassar 2024: MULIA Kokoh, SEHATI Salip INIMI

Politik

PKB Wajo Lolos Verifikasi Pengajuan Bacaleg, Sumardi Arifin: Kita Target 8 Kursi

Pilkada

KPU Makassar Tetapkan Pasangan MULIA Sebagai Pemenang Pilkada 2024

Politik

Bawaslu Pastikan Pilkada Wajo Tanpa Calon Perseorangan